SOLOBALAPAN.COM - Seorang selebgram asal Madiun berinisial LS menjadi sorotan setelah diamankan pihak kepolisian atas dugaan promosi judi online (judol).
Kasus ini mencuat setelah Polres Madiun Kota menggelar Operasi Pekat 2025, yang menargetkan berbagai tindak kejahatan, termasuk perjudian online, narkotika, dan prostitusi daring.
Kapolres Madiun Kota, AKBP Agus Dwi Suryanto, menyatakan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan.
"Kami berharap tidak ada lagi tindak pidana di wilayah hukum Polres Madiun Kota, termasuk perjudian online yang semakin marak," tegasnya.
LS, yang berasal dari Desa Randualas, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, diamankan di sebuah mess di Jalan Anggrek, Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kartoharjo, pada 5 Maret 2025 sekitar pukul 23.00 WIB.
Polisi menduga bahwa LS telah lama menjalankan aktivitas promosi situs judi online, memanfaatkan jumlah pengikutnya yang cukup banyak di media sosial.
Kasus ini langsung menjadi perbincangan di media sosial, dengan banyak netizen yang mempertanyakan kredibilitas LS sebagai figur publik.
"Serius dia selebgram?" tulis akun ardiyanmustofa, menunjukkan keterkejutannya.
"Mosok koyok ngene ki selebgram, followers ae tuku." sindir akun phupud_andjanie, menyindir dugaan pembelian pengikut.
"Model begini kok seleb? Ini yang follow yang saya heran." tulis akun acmilanyulius, meragukan status LS sebagai influencer.
Saat ini, LS masih menjalani pemeriksaan di Polres Madiun Kota guna mendalami keterlibatannya dalam jaringan promosi judi online. Selebgram yang kini menjadi pusat perhatian ini diketahui mengg
Editor : Nindia Aprilia