SOLOBALAPAN.COM - Seorang selebgram asal Madiun berinisial LS tengah menjadi sorotan setelah diduga terlibat dalam promosi situs judi online (judol) melalui akun Instagram pribadinya, @tiachii.reall.
Akibatnya, akun media sosialnya kini dibanjiri komentar pedas dari netizen yang mempertanyakan integritasnya sebagai figur publik.
Kasus ini mencuat dalam Operasi Pekat 2025, yang berlangsung dari 26 Februari hingga 9 Maret 2025.
Dalam operasi tersebut, Polres Madiun Kota berhasil mengamankan 28 tersangka dari 24 kasus, termasuk perjudian online, peredaran minuman keras (miras), narkotika, hingga prostitusi daring.
Kapolres Madiun Kota, AKBP Agus Dwi Suryanto, menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus meningkatkan pengawasan guna menjaga ketertiban masyarakat selama bulan Ramadan.
"Kami berharap tidak ada lagi tindak pidana di wilayah hukum Polres Madiun Kota, termasuk perjudian online yang semakin marak," ujar AKBP Agus dikutip dari Radar Madiun.
LS, yang diketahui berasal dari Desa Randualas, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, diamankan oleh pihak kepolisian pada 5 Maret 2025 sekitar pukul 23.00 WIB.
Ia ditangkap di sebuah mess di Jalan Anggrek, Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kartoharjo.
Pihak kepolisian menduga bahwa aktivitas promosi judi online yang dilakukan LS sudah berlangsung cukup lama dan berpotensi menjerat lebih banyak korban.
Selebgram yang memiliki ribuan pengikut ini diduga menggunakan platform media sosialnya untuk menarik pengguna ke situs ilegal tersebut.
Kasus ini segera viral di media sosial, dengan banyak netizen yang mengomentari keterlibatan LS dalam aktivitas ilegal.
Akun Instagramnya, @tiachii.reall, kini dipenuhi berbagai reaksi negatif dari warganet.
"Serius dia selebgram?" tulis akun ardiyanmustofa, mengungkapkan keterkejutannya atas kasus ini.
"Mosok koyok ngene ki selebgram, followers ae tuku." sindir akun phupud_andjanie, menyinggung kemungkinan bahwa popularitas LS bukanlah asli.
"Model begini kok seleb? Ini yang follow yang saya heran." ujar akun acmilanyulius, meragukan status LS sebagai figur publik.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa praktik promosi judi online akan terus ditindak tegas.
Kasus LS ini menjadi peringatan bagi para selebgram dan influencer lain agar tidak tergiur dengan tawaran promosi situs ilegal yang berisiko tinggi.
Saat ini, LS masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Madiun Kota guna mendalami sejauh mana keterlibatannya dalam jaringan promosi judi online.
Publik pun menanti apakah kasus ini akan menjadi titik awal bagi pembersihan dunia selebgram dari praktik promosi ilegal, atau justru semakin banyak yang terungkap ke depannya.