SOLOBALAPAN.COM - Siapa yang tak mengenal Agnes Jennifer?
Nama selebgram ini belakangan tengah ramai diperbincangkan setelah isu rumah tangganya dengan David Clement yang disebut-sebut mengalami masalah.
Bahkan, ada kabar bahwa David telah berselingkuh dengan seorang wanita yang dikenal dengan inisial NW, yang oleh warganet dijuluki sebagai "gayung love pink."
Meski begitu, Agnes Jennifer tetap terlihat tegar menghadapi masalah tersebut, namun hal ini memunculkan banyak spekulasi di kalangan warganet.
Tidak hanya soal isu rumah tangganya, tetapi juga mengenai kekayaan luar biasa yang dimiliki oleh Agnes Jennifer.
Bahkan, ada yang beranggapan bahwa orang tua dari selebgram ini merupakan keluarga konglomerat.
Agnes Jennifer sendiri, dalam sebuah unggahan di akun TikTok-nya, dengan tegas membantah berbagai gosip tersebut.
Salah satunya adalah terkait kabar yang menyebutkan bahwa orang tuanya berinvestasi pada perusahaan milik David Clement. Agnes menjelaskan bahwa itu sama sekali tidak benar.
“Berita tentang orang tua gue investasi ke perusahaan David itu tidak benar sama sekali,” kata Agnes dalam video tersebut, menanggapi rumor yang berkembang di kalangan warganet.
Agnes juga menjelaskan bahwa perusahaan tempat suaminya bekerja adalah milik keluarga David Clement, bukan keluarganya.
Selain itu, mengenai klaim bahwa ia sudah menaiki mobil mewah seperti Lamborghini sejak masa sekolah, Agnes juga menegaskan itu adalah informasi yang tidak benar. Ia menjelaskan bahwa orang tuanya mengajarkan untuk hidup dengan sederhana.
“Dulu saya pernah coba naik bus patas dan busway saat sekolah,” ungkapnya.
Meskipun begitu, Agnes mengaku bahwa ia berasal dari keluarga yang tidak bisa disebut sebagai keluarga super kaya atau konglomerat.
Ia menjelaskan bahwa ketenangannya dalam menghadapi permasalahan rumah tangga bukan karena status keuangan keluarganya, melainkan karena ia memiliki pekerjaan yang mandiri dan mapan.
Meskipun Agnes belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai pekerjaan orang tuanya, banyak warganet yang beranggapan bahwa Agnes sudah terbiasa hidup dalam kemewahan sejak kecil. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo