SOLOBALAPAN.COM - Tenxi, salah satu vokalis dari lagu hit "Garam dan Madu", baru-baru ini menjadi sorotan publik, namun bukan karena karya musiknya.
Justru, pernyataannya di media sosial yang memicu kontroversi menjadi alasan utama namanya ramai dibicarakan.
Tenxi dikecam oleh warganet setelah menulis sejumlah cuitan yang dianggap merendahkan perempuan di akun X-nya.
Cuitan-cuitan tersebut terkesan sensasional dan kontroversial, memicu reaksi keras dari banyak pengguna media sosial.
Salah satu cuitannya yang memicu polemik berbunyi, "info hijabis tob*ut", yang kemudian menarik perhatian netizen.
Selain itu, Tenxi juga mengunggah foto dirinya sedang memegang komik bergambar aktivitas seksual, yang disertai dengan cuitan, "Happy #S3XS day!".
Tindakan tersebut semakin memperburuk citranya di mata warganet.
Reaksi dari para pengguna X pun tidak kalah keras.
Salah satu komentar yang muncul adalah, "Bukan cuma bikin lagu jelek sebagai artis jelek, kelakuannya juga jelek," yang menggambarkan kekecewaan terhadap kelakuan Tenxi di dunia maya.
Lantas siapakah Tenxi?
Tenxi, yang memiliki nama asli Tengxi Wijaya, adalah seorang penyanyi dan rapper asal Sidoarjo, Jawa Timur.
Pria berusia 24 tahun ini memiliki darah keturunan Tionghoa. Sebelum dikenal lewat lagu "Garam dan Madu", Tenxi sudah merilis beberapa single lainnya, seperti "Rush In", "Sampai Tuah", dan "Skip".
Selain itu, Tenxi juga beberapa kali berkolaborasi dengan penyanyi lain seperti Anangga dan Jemsii.
Namun, meski telah meraih popularitas lewat musik, kontroversi yang muncul akibat perilaku di media sosialnya menimbulkan dampak negatif bagi citranya di kalangan penggemar dan masyarakat.
Kontroversi ini mengingatkan kita betapa pentingnya menjaga etika dan tanggung jawab sosial, terutama bagi figur publik yang memiliki pengaruh besar terhadap audiens mereka. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo