SOLOBALAPAN.COM - Kasus pemukulan dokter koas Muhammad Luthfi oleh sopir keluarga Lady Aurellia Pramesti memasuki babak baru.
Sri Meilina, ibu Lady, yang semula hanya dikaitkan sebagai penggagas pertemuan dengan Luthfi, kini turut diperiksa polisi untuk mendalami perannya dalam insiden ini.
Sri Meilina atau Lina Dedy diperiksa oleh penyidik Polda Sumatra Selatan bersama dengan Lady Aurellia, putrinya, pada Senin (16/12/2024).
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Pol M Anwar Reksowidjojo, menjelaskan bahwa keduanya masih berstatus saksi.
"Kita dalami dulu peran ibunya seperti apa, apakah ada terkait penganiayaan," ujar Kombes Anwar.
Pemeriksaan yang dilakukan di Polsek Ilir Timur II ini berlangsung hingga malam hari, dengan tim kuasa hukum turut mendampingi.
Langkah ini diambil usai sopir keluarga, Datuk alias Fadilla, ditetapkan sebagai tersangka pemukulan.
Kuasa hukum keluarga, Titis Rachmawati, menyampaikan bahwa Sri Meilina sangat menyesali keputusannya untuk menemui Luthfi.
Niat awalnya adalah membicarakan jadwal jaga Lady yang dianggap tidak adil. Namun, kehadiran sopirnya berujung pada tindakan kekerasan yang tak terduga.
"Ibunya merasa bersalah. Karena inisiatif mau menemui korban tanpa sepengetahuan anaknya, muncul masalah ini," ungkap Titis.
Tidak hanya itu, Titis juga menyampaikan bahwa kondisi mental Sri Meilina kini terguncang. Ia sering menangis dan memilih menyendiri akibat sorotan tajam dari publik.
Baca Juga: UMS Sosialisasikan CPP WMK 2024: Panduan Konversi Nilai hingga 20 SKS bagi Mahasiswa Wirausaha Muda!
"Bukan menyendiri lagi, dua-duanya lebih sering menangis. Masih syok betul, semuanya syok," tambahnya.
Insiden ini bermula saat Sri Meilina melihat Lady tampak stres dan kurang istirahat karena jadwal jaga malam yang padat.
Lady memang merasa ada ketidakadilan dalam penjadwalan, tetapi tidak pernah meminta ibunya untuk ikut campur.
"Lady ini merasa ada ketidakadilan dalam jadwal jaga malam itu, tapi sebenarnya dia tidak melapor kepada ibunya. Tetapi ibunya melihat kurang istirahat, terkesan stres," kata Titis.
Meski Lady sempat melarang ibunya menemui Luthfi, Sri Meilina tetap berinisiatif datang untuk berdiskusi.
Namun, situasi di lokasi menjadi tak terkendali hingga Datuk, sopir keluarga, terpancing emosi dan memukul Luthfi. (lz)
Editor : Laila Zakiya