SOLOBALAPAN.COM - Setelah pertandingan antara Persib Bandung melawan PSS Sleman di Stadion Manahan Solo, Senin (9/12/2024), muncul dugaan vandalisme yang dilakukan oleh oknum Bobotoh, suporter Persib.
Insiden ini memicu kemarahan warga Solo karena kerusakan pada fasilitas umum dan cagar budaya yang dianggap tidak menghormati kota mereka.
Usai pertandingan, laporan tentang coretan dan kerusakan fasilitas umum beredar di media sosial.
Warga Solo merasa kecewa atas tindakan yang dianggap mencoreng citra kota mereka.
Melansir dari platform X, akun @pagarhijaumnhn menyoroti sikap sebagian suporter:
"Teman-teman dari kemarin hingga hari ini banyak yang memfokuskan diri bertandang ke Bogor. Kalian bertamu ke kota orang, terlepas adanya refleksi masa silam yang kurang baik masih saja belum paham." tulisnya.
Kalimat ini dituliskan oleh pemilik akun tersebut sembari mengunggah video diduga oknum bobotoh tengah coret salah satu dinding di Kota Solo.
"Koe ngajeni (kamu menghargai), wong Solo yo ngajeni (orang Solo juga menghargai). Nek ora nyenggol yo kene anteng ora nyenggol. Nek niatmu emang meh kemaki kabeh-kabeh mbok senggol siap-siap o resikone." lanjutnya.
Selain itu, pemilik akun ini juga menambahkan pendapat yang lebih spesifik tentang dugaan pelaku vandalisme.
"Yakali ga ketemu siapa yang vandal cagar budaya ini? Orang-orangnya keliatan kok itu. Spesifik sering gambar makin mengerucut ke firm atau komunitas tertentu. Kalo pentolan sesepuh atau seniornya mau reach out ke pelaku gampang banget sebenarnya. Tinggal mau atau enggak itu aja kuncinya." tulisnya.
Kedua pernyataan ini mencerminkan kekecewaan dan harapan agar insiden ini segera ditindaklanjuti.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Boyolali, Dua Remaja Klaten Tewas Usai Tabrakan dengan Truk
Sementara itu, Persib Bandung melalui akun Instagram resminya telah menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya M. Fathir Fauzan Maulana akibat kecelakaan lalu lintas, namun tidak mengomentari langsung isu vandalisme tersebut.
Dugaan vandalisme ini menjadi pengingat akan pentingnya sportivitas di dalam maupun di luar lapangan.
Apalagi, saat itu pertandingan antara Persib Bandung dan PSS Sleman digelar di Kota Solo.
Keduanya sama-sama menjadi tamu di daerah lain hingga munculnya isu dugaan vadalisme yang membuat warga lokal Solo Geram.
Apalagi dugaan aksi vadalisme ini digelar di Benteng Vastenburg, salah satu warisan cagar budaya yang ada di Kota Solo. (nda)
Editor : Nindia Aprilia