SOLOBALAPAN.COM – Belakangan ini media sosial dihebohkan dengan video yang menunjukkan Gus Miftah, seorang ulama yang juga dikenal sebagai utusan khusus presiden, diduga berperilaku tidak sopan terhadap seorang pedagang es.
Insiden ini terjadi saat Gus Miftah menghadiri acara sholawatan di Magelang, Jawa Tengah, yang dihadiri ribuan jamaah.
Dalam acara tersebut, Gus Miftah terlihat bercanda dengan seorang pedagang es yang kebetulan ada di lokasi. Namun, candaan yang diucapkan Gus Miftah justru menuai kritik keras dari warganet.
Video yang beredar menunjukkan Gus Miftah bertanya kepada pedagang es, "Es teh kamu masih banyak tidak?" dan melontarkan kalimat yang dianggap merendahkan, "Ya sana dijual goblok."
Kemudian ia menambahkan, "Makannya jual dulu, kalau tidak laku ya takdir." Kalimat tersebut disertai tawa, namun menuai kecaman dari banyak pihak.
Warganet merasa sangat kecewa dengan ucapan tersebut, terutama mengingat status Gus Miftah sebagai seorang ulama dan figur publik yang seharusnya memberikan teladan yang baik.
Banyak yang menilai bahwa perkataan tersebut sangat tidak pantas, bahkan beberapa mengungkapkan kekecewaan mereka dengan komentar, "Yang ahli agamapun belum tentu beradab dan beriman."
Ini bukan kali pertama Gus Miftah menjadi sorotan karena pernyataannya.
Sebelumnya, ia juga sempat viral karena video yang menampilkan dirinya menoyor kepala istrinya dalam sebuah acara. Meski sempat menjadi heboh, isu ini kemudian cepat tenggelam.
Setelah video terbaru tersebut tersebar, nama Gus Miftah pun kembali menduduki trending topik di Google Trends.
Banyak netizen yang membandingkan sikap Gus Miftah dengan sikap Niken Salindry, seorang penyanyi dan selebriti yang juga baru-baru ini viral saat bertemu dengan pedagang es.
Niken Salindry, dalam aksinya, membeli es dari pedagang dan bahkan memberi uang lebih sebagai bentuk apresiasi.
Aksi Niken ini mendapatkan banyak pujian dari warganet, yang memandangnya sebagai contoh adab yang baik.
"Paling bener Niken Salindry," tulis @akusiapa.
"Bener banget dia malah ngasih uang lebih," tulis @kamsul, mendukung sikap Niken.
Perbandingan antara Niken Salindry dan Gus Miftah ini pun mengundang banyak perhatian netizen.
Mereka menyayangkan tindakan Gus Miftah yang tidak seharusnya terjadi, apalagi dengan posisi dan latar belakangnya sebagai seorang ulama yang seharusnya mengajarkan nilai-nilai adab yang baik kepada publik.
Beberapa netizen juga menyoroti perbedaan antara adab seorang penyanyi seperti Niken Salindry dan seorang ulama besar seperti Gus Miftah, yang seharusnya memberikan contoh yang lebih bijaksana.
"Adab lebih penting daripada segalanya," ujar @toyo_sarekat.
Kejadian ini pun menjadi pelajaran bagi publik tentang pentingnya menjaga sikap dan adab, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di hadapan banyak orang. (nda)