SOLOBALAPAN.COM - Kejadian kecelakaan beruntun yang melibatkan truk kontainer di kawasan Cipondoh, Tangerang, pada Kamis (31/10/2024) menarik perhatian publik setelah seorang sopir truk berinisial JFN (24) menabrak belasan kendaraan dalam perjalanan dari Cikokol hingga ke Bundaran Tugu Adipura.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan kronologi insiden kecelakaan truk kontainer maut ini yang melibatkan berbagai kendaraan, mulai dari mobil hingga sepeda motor.
Peristiwa bermula ketika truk kontainer dengan nomor polisi B-9727-UEU yang dikemudikan oleh JFN melaju dari arah Cikokol menuju Cipondoh.
“Saat truk berjalan di lajur kiri, truk menabrak bumper belakang sebelah kiri kendaraan Suzuki Ertiga yang dikemudikan saksi Laurentius di lampu merah Kodim,” jelas Ade Ary.
Setelah tabrakan pertama, JFN justru melarikan diri ke arah Cipondoh dan kembali menabrak Daihatsu Sigra yang dikemudikan saksi Taufik Hidayat.
Kejadian ini terus berlangsung ketika pelaku mencoba menghindari kejaran warga dan menabrak beberapa kendaraan lainnya, termasuk sepeda motor Honda Vario milik Alvin Cristalianto.
Setelah itu, di lampu merah Graha Raya, JFN kembali menabrak mobil Suzuki Ertiga.
Perjalanan berbahaya ini berlanjut hingga ke area Pinang, di mana JFN menabrak korban Yohanta serta Toyota Kijang Innova yang dikendarai Tannov R. Siregar.
Ade Ary juga menjelaskan bahwa pelaku melanjutkan aksinya menuju Danau Cipondoh dan menabrak kendaraan lain termasuk sepeda motor serta mobil Toyota Veloz dan Honda Beat.
“Pelaku melarikan diri ke arah Buaran PLN dan menabrak mobil Wuling Almaz, Daihatsu Sigra, dan Toyota Rush,” papar Ade Ary.
Ketika sampai di Bundaran Tugu Adipura, warga yang mengejarnya berhasil menghentikan JFN.
Sayangnya, emosi warga memuncak hingga pelaku menjadi sasaran amuk massa.
Dalam rekaman video yang viral, JFN tampak berusaha kabur melalui jendela truk, namun warga langsung menariknya dan memukulinya hingga terluka parah.
Polisi dan TNI segera tiba di lokasi untuk mengevakuasi JFN yang sudah berlumuran darah dan membawanya ke RSUD Kabupaten Tangerang.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, memastikan bahwa meskipun banyak korban luka, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
“Sampai pagi ini belum ada laporan korban jiwa. Namun, terdapat enam korban luka yang terdiri dari empat pengendara sepeda motor, satu pengemudi mobil, dan satu pejalan kaki,” ungkap Zain kepada media pada Jumat (1/11/2024).
Para korban kini dirawat di beberapa rumah sakit di Tangerang, termasuk RS EMC, RS Sari Asih Cipondoh, RSUD Kota Tangerang, dan RSUD Kabupaten Tangerang.
Di tengah proses penyelidikan, polisi juga mendalami dugaan bahwa JFN bukan sopir asli truk tersebut.
Beberapa spekulasi di media sosial menyebutkan bahwa truk tersebut dibawa kabur oleh JFN setelah menganiaya sopir aslinya, namun kebenarannya masih belum dapat dipastikan.
Panit Laka Polres Metro Tangerang Kota, Ipda Tito Subiyanto, menyebut bahwa JFN tidak memiliki KTP atau surat-surat identitas saat kejadian, dan pihaknya sedang menelusuri asal-usul truk serta identitas JFN.
Berdasarkan data sementara, kecelakaan ini merusak 10 mobil dan enam sepeda motor.
JFN yang mengalami luka serius akibat amuk massa masih dalam perawatan intensif di RSUD Kabupaten Tangerang dan belum dapat diperiksa lebih lanjut.
Kapolres Zain menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi serta korban untuk memahami penyebab pasti kecelakaan yang membuat geger ini. (lz)
Editor : Laila Zakiya