Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Kontroversi Gelar Doktor Bahlil Lahadalia: Dari Kecepatan Studi yang Cukup 'Janggal' Hingga Isu Joki Disertasi

Laila Zakiya • Jumat, 18 Oktober 2024 | 15:35 WIB
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia jadi sorotan usai selesaikan program doktor s3 hanya dalam waktu 1,5 tahun.
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia jadi sorotan usai selesaikan program doktor s3 hanya dalam waktu 1,5 tahun.

SOLOBALAPAN.COM - Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, baru saja meraih gelar doktor dari Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (SKSG UI).

Namun, prestasi akademis yang seharusnya membanggakan bagi Bahlil Lahadalia ini justru menuai kontroversi dan sorotan tajam dari warganet.

Bahlil Lahadalia diterpa berbagai isu tak sedap, mulai dari waktu penyelesaian studi yang sangat singkat hingga isu joki disertasi yang mencuat.

Bahlil diketahui menyelesaikan studi doktoralnya dalam waktu hanya 1,5 tahun, sebuah prestasi yang tergolong cepat jika dibandingkan dengan rata-rata calon doktor lainnya yang biasanya membutuhkan waktu sekitar tiga tahun.

Kecepatan ini mengundang berbagai spekulasi dan kritik, mengingat kesibukan Bahlil dalam berbagai posisi penting di pemerintahan, termasuk sebagai Menteri ESDM dan Ketua Umum Partai Golkar.

Namun, kontroversi tidak berhenti pada kecepatan studinya.

Baru-baru ini, warganet menemukan fakta mengejutkan terkait metadata file disertasi Bahlil.

Dalam unggahan di X (dulu Twitter), beberapa pengguna menunjukkan bahwa nama penulis yang tercatat di metadata file disertasi bukanlah nama Bahlil.

Dalam data yang bereda, justru nama Alvian Cendy Yustian yang tertera dalam disertasi milik Bahlil Lahadalia.

Salah satu akun yang membahas hal ini adalah @TIIIndonesia, yang mengajak warganet memeriksa metadata pada file disertasi.

“Coba cek di device kalian, muncul nggak authornya?” tanya akun tersebut.

Baca Juga: Begini Awal Mula Video Diduga Abidzar Al Ghifari Pamerkan Alat Vital Viral di X, Muncul dari Akun Pecinta Sesama Jenis?

Nama Alvian Cendy Yustian yang muncul di metadata memicu spekulasi bahwa Bahlil menggunakan jasa joki dalam menyelesaikan disertasinya.

Meskipun ada pengguna yang berusaha berprasangka baik dengan mengatakan bahwa mungkin Alvian hanya membantu mengubah file dari Word ke PDF, spekulasi mengenai joki disertasi tetap berkembang.

"Berprasangka baik saja, bisa jadi si masnya cuma memindahkan file Word ke PDF," ujar @ZakkiAmali.

Kontroversi ini menambah panjang daftar pertanyaan publik terkait validitas gelar doktor Bahlil.

Banyak yang mempertanyakan bagaimana seorang yang aktif di pemerintahan dan politik mampu menyelesaikan studi doktoral dalam waktu singkat, sementara calon doktor lainnya memerlukan waktu lebih lama.

Namun, hingga kini, Bahlil belum memberikan klarifikasi lebih lanjut terkait temuan metadata tersebut. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#bahlil lahadalia #viral #Universitas Indonesia (UI) #joki #gelar doktor #disertasi