SOLOBALAPAN.COM - Nama Guru Gembul belakangan menjadi perbincangan hangat di X atau yang dulunya dikenal sebagai Twitter.
Guru gembul merupakan sosok misterius, yang dikenal sebagai penulis dan edukator di media sosial.
Nama Guru Gembul mendadak menjadi trending topic setelah diduga terlibat dalam skandal terkait karyanya.
Guru Gembul dituduh telah melakukan scam melalui buku kontroversial berjudul "50 Muslim Paling Berpengaruh dalam Sejarah Peradaban Islam: Sejarah Islam yang Disembunyikan."
Kontroversi ini pertama kali mencuat setelah seorang pengguna X dengan akun @dearmee99 mempublikasikan potret buku tersebut.
Dalam unggahannya, ia mempertanyakan kredibilitas sumber-sumber yang digunakan dalam buku tersebut.
Tidak adanya sumber yang jelas serta narasi yang dianggap menyesatkan oleh beberapa pembaca menjadi pemicu utama dari perbincangan ini.
"Kok gak ada informasi akses atau sumber gambarnya darimana? Kemudian adakah caption 'Napoleon menaklukkan Mesir' tepat?" tulis akun @dearmee99, yang kemudian memancing reaksi dari banyak pengguna Twitter lainnya.
Banyak warganet merespons cuitan tersebut dengan rasa skeptis, mempertanyakan kebenaran isi buku yang ditulis oleh Guru Gembul.
Hal ini memicu diskusi panas di media sosial, yang akhirnya membuat nama Guru Gembul melesat menjadi salah satu topik yang paling banyak dibicarakan.
Siapa Guru Gembul?
Sosok Guru Gembul sendiri terbilang cukup aktif di dunia maya.
Dilansir dari bagian 'Tentang Penulis' yang tertera dalam bukunya, Guru Gembul lahir di Bandung pada tahun 1985.
Ia memperkenalkan dirinya sebagai seorang edukator yang aktif mengedukasi masyarakat melalui berbagai platform media sosial seperti YouTube (@gurugembul) dan Instagram (@gurugembul).
Guru Gembul dikenal menyajikan konten edukasi dengan topik yang beragam, mulai dari ilmu agama, sejarah Nusantara, sejarah dunia, filsafat, hingga ilmu sosial.
Kehadirannya di dunia maya cukup signifikan dengan pengikut yang cukup banyak, terutama di kalangan pengguna YouTube dan Instagram.
Namun, ketenarannya justru menjadi bumerang setelah munculnya dugaan scam terkait karyanya.
Banyak pihak yang mempertanyakan kredibilitas informasi yang disampaikan dalam buku tersebut, terlebih lagi karena narasi yang dianggap tidak akurat dan tidak didukung oleh sumber-sumber yang jelas.
Guru Gembul lantas menarik perhatian banyak pihak, terutama para akademisi dan pecinta sejarah yang merasa bahwa buku Guru Gembul menyajikan fakta-fakta yang tidak akurat.
Di tengah gempuran kritik, sebagian besar warganet menilai bahwa sebagai seorang penulis, tanggung jawab untuk menyediakan referensi yang akurat sangatlah penting.
Ketiadaan sumber yang jelas dalam buku Guru Gembul dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap etika penulisan.
Namun, ada pula segelintir pihak yang mendukung Guru Gembul, menyebut bahwa isi bukunya merupakan hasil interpretasi dan perspektif yang berbeda terhadap sejarah.
Mereka merasa bahwa kritik yang diarahkan kepadanya terlalu berlebihan dan menganggap Guru Gembul tetap memberikan kontribusi positif dalam menyebarkan wawasan di masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, Guru Gembul belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan yang dilontarkan kepadanya.
Namun, nama Guru Gembul terus menjadi perbincangan panas di media sosial, dan banyak yang menantikan klarifikasi dari pihaknya. (lz)
Editor : Laila Zakiya