SOLOBALAPAN.COM - Saaih Halilintar belakangan jadi sorotan setelah gagal mengikuti PON XXI Aceh-Sumut 2024 mewakili Provinsi Banten.
Menurut keterangan resminya, Saaih Halilintar gagal mewakili Provinsi Banten di PON 2024 lantaran tak memiliki NPWP, yang menjadi salah satu syarat administrasi.
Gagalnya Saaih Halilintar melaju ke PON lantaran tak punya NPWP itu berhasil jadi sorotan lantaran adik Atta Halilintar dan Thariq Halilintar itu selama ini kerap memamerkan gaya hidupnya yang mewah.
Viral disebut tak punya NPWP hingga dicap tak pernah bayar pajak meski selalu flexing, Saaih Halilintar beri bantahan.
Ia menegaskan jika sudah memiliki NPWN sejak lama.
"Kalau dibilang nggak punya NPWP aku juga aneh, jadi kaget akunya," kata Saaih, dilansir dari tayangan YouTube TRANS TV Official, Rabu (11/9).
Dalam pernyataannya itu, Saaih Halilintar juga sempat-sempatnya memberikan pujian kepada Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
"Sebenarnya aku udah punya NPWP dari tahun 2020. Bahkan kerennya Presiden kita sekarang, Pak Jokowi, KTP sekarang e-KTP udah jadi salah satu NPWP juga," sambungnya.
Geni Faruk selaku ibu dari Saaih juga dibuat kebingungan dengan anaknya yang disebut tak punya NPWP.
Padahal menurut sang ibu, Saaih sudah memiliki NPWP dan BPJS, seperti selayaknya warga negara lainnya.
"Sedangkan Saaih untuk NPWP dan BPJS, BPJS Saaih sudah punya sejak 2018, NPWP sudah sejak 2020," ungkap Geni Faruk.
Sebelumnya, Saaih Halilintar dikabarkan gagal mewakili Provinsi Banten dalam cabang olahraga golf di PON XXI Aceh-Sumut 2024.
Manajer tim PON cabang olahraga Golf dari Provinsi Banten, Paulus Rudy, menerangkan jika Saaih Halilintar tak memenuhi syarat administrasi.
Saaih Halilintar disebut terlambat memberikan NPWP dan BPJS Kesehatan yang termasuk dalam syarat administrasi dalam ajang PON 2024. (lz)
Editor : Laila Zakiya