Diberitakan sebelumnya, Marisa Putri menabrak seorang IRT berinisial RM di Jalan Tuanku Tambusai jalur selatan Kota Pekanbaru pada Sabtu, 3 Agustus 2024.
Marisa Putri sempat kabur setelah menyeret RM sejauh 5 meter, namun aksinya itu digagalkan oleh warga sekitar dan ojek online di lokasi kejadian.
Menurut keterangan keluarga, Marisa Putri saat itu mengendarai mobilnya dengan ngebut.
Terungkap pula bahwa Marisa Putri saat itu sedang dalam perjalanan pulang dari sebuah diskotek.
'Pelaku menabrak dari belakang dan menyeret alm sepupuku sejauh 5m dan pelaku sempat kabur tapi di kejar warga dan ojol, pelaku mahasiswi 21 tahun universitas abdurrab pekanbaru, hasil test urinnya positif narkoboy (sabu),' tulis akun X @/jiihan_sw, dikutip pada Minggu, 4 Agustus 2024.
Dari laman PPDikti, terungkap bahwa Marisa Putri merupakan seorang mahasiswi aktif di Universitas Abdurrab.
Marisa Putri mendaftar pada periode perkuliahan 2023 lalu dengan mengambil jurusan perkuliahan Psikologi.
Seorang teman dekat Marisa Putri pun membeberkan tabiat mahasiswi Psikologi yang menabrak seorang IRT hingga tewas itu.
Dikatakan bahwa sosok ini sebenarnya tak begitu mengenal Marisa Putri.
Namun keduanya sempat saling berkenalan ketika sama-sama berada di bar.
Menurut tangkapan layar yang diunggah akun X @/urhorsegirl, Marisa Putri setiap malam selalu menghabiskan waktunya di bar atau diskotek.
'dia emg tiap hari main ke bar terus,' tulis pesan dalam tangkapan layar tersebut.
'dia mahasiswi tapi kerjaannya ke
clubbing tiap hari,' aku sosok dalam pesan tersebut.
Selain doyan clubbing, sosok tersebut juga mengatakan jika Marisa Putri punya hobi dekat dengan om-om.
'kdg suka nemenin om2 juga,' ungkap sosok tersebut.
Sosok itu lantas menduga jika Marisa Putri masih bisa berwajah datar meski kini menjadi tersangka dalam kasus tabrak IRT hingga tewas itu lantaran punya koneksi om-om yang bakal memberikan bantuan kepadanya. (lz)
Editor : Laila Zakiya