SOLOBALAPAN.COM - Syifa Hadju mengenang perjalanan kariernya yang dimulai dari nol hingga meraih ketenaran saat ini.
Dia memasuki dunia hiburan saat masih berusia sekitar 13 tahun dan terus eksis hingga kini.
Sinetron yang mengangkat namanya adalah 'Mermaid in Love'. Meskipun begitu, menurutnya, puncak pencapaian karier di sinetron baru terjadi sekarang ini.
"Salah satu pencapaian tertinggi dalam karier sinetronku adalah di Saleha.
"Ini adalah sinetron pertamaku setelah lama vakum dari sinetron dan berfokus pada series," kata Syifa Hadju dalam jumpa pers virtual yang diadakan baru-baru ini.
Sinetron Saleha yang diproduksi oleh SinemArt bisa dibilang sukses besar.
Rating sinetron ini cukup tinggi, biasanya menduduki peringkat pertama atau, jika ada pergeseran, berada di posisi kedua dalam daftar perolehan rating tertinggi.
"Alhamdulillah, aku diberikan kepercayaan sebesar ini, dan alhamdulillah orang-orang menyukai Saleha. Aku sangat bersyukur atas semua itu," ujar Syifa Hadju.
Syifa Hadju kemudian mengenang perjalanan kariernya, mengakui bahwa mencapai titik ini tidaklah mudah.
Banyak usaha dan kerja keras yang telah dilakukan, dan kini dia berhasil menjadi seorang artis yang sukses.
"Aku sangat bersyukur berada di fase ini. Jika aku melihat ke belakang, perjuangan yang dilalui sama sekali tidak mudah."
"Dulu, saat aku mengikuti casting, media sosial belum seefektif sekarang. Tidak ada yang bergantung pada jumlah followers. Semuanya benar-benar tergantung pada proses casting," ungkapnya.
Tidak semua usaha Syifa Hadju dalam mengikuti casting berakhir dengan hasil yang positif. Ada kalanya dia juga mengalami penolakan atau dinyatakan tidak lolos casting.
"Itulah sebabnya aku sekarang berusaha menjaga posisi ini. Mungkin karena aku ingin menghargai semua jerih payah yang telah kulakukan," jelas Syifa Hadju.
Sementara itu, memerankan karakter Saleha adalah tantangan tersendiri bagi Syifa Hadju.
Hal ini dikarenakan karakter tersebut menyampaikan pesan dakwah yang penting.
"Aku tidak ingin terkesan sok suci atau lebih baik dari orang lain. Memerankan Saleha cukup sulit karena ada adegan di mana Saleha menasihati orang."
"Membaca ayat Alquran, dan aku harus mencari cara agar tidak terkesan menggurui," kata Syifa Hadju.
Kekasih El Rumi itu mengakui bahwa banyak hal yang dia pelajari dari karakter Saleha.
Selain mempelajari cara mengaji, Syifa juga mencari arti di balik ayat-ayat yang dibacanya.(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo