SOLOBALAPAN.COM - Geger kabar bocornya data milik Kementerian Perhubungan atau Kemenhub, BAIS dan INAFIS.
Dikatakan bahwa bocornya data Kemenhub, BAIS dan INAFIS itu merupakan serangan ransomware.
Dalam unggahan yang dibagikan oleh akun X @/Murtadhaone1, terlihat sejumlah tangkapan layar yang menunjukkan bukti bocornya data milik Kemenhub, BAIS dan INAFIS.
Terlihat bahwa kebocoran data tersebut merupakan ulah dari sosok yang menamai dirinya sebagai MoonzHaxor.
Bahkan terungkap pula bahwa data yang seharusnya menjadi privasi pemerintah itu dijual dengan rentang harga 1.000 hingga 7.000 dolar AS.
'Data yang dimiliki BAIS, INAFIS dan Kemenhub dijual di Dark web dengan harga 1.000-7.000 Dollar AS. Ternyata keamanan siber dari bangsa ini memang masih lemah meski sudah punya lembaga bernama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).' tulis cuitan akun X tersebut.
Akun tersebut menilai munculnya kebocoran data Kemenhub, BAIS dan INAFIS itu cukup janggal.
Pasalnya, data tersebut dijualbelikan melalui situs BreachForums.
Diketahui, BreachForums merupakan platform tempat hacker yang sebelumnya viral bernama Bjorka, memperjualbelikan data pribadi dari sejumlah sosok penting di Indonesia.
'Anehnya, situs BreachForums sendiri sudah ditutup setelah pendirinya tertangkap oleh Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) sejak tahun 2023 silam.' sambungnya.
Namun meski sudah dilakukan penutupan, pihak-pihak yang bergabung dalam BreachForums pandai mengakali kebijakan.
Mereka membuat alamat yang baru, bahkan beberapa memutuskan untuk meluncurkan situs web mandiri. (LZ)
Editor : Laila Zakiya