SOLOBALAPAN.COM - Tak seperti mayoritas masyarakat yang menilai bahwa Polda Jabar telah melakukan salah tangkap Pegi alias Perong dalam kasus Vina Cirebon, Hotman Paris justru meyakini sebaliknya.
Menurut Hotman Paris, Polda Jabar telah melakukan tugasnya dengan baik dalam penangkapan Pegi alias Perong, buron dalam kasus Vina Cirebon.
Hotman Paris kemudian meminta Polda Jabar melakukan penyelidikan lanjutan setelah Pegi alias Perong berhasil ditangkap.
Pasalnya, Hotman Paris menduga bahwa keluarga Pegi alias Perong juga turut terlibat dalam kasus Vina Cirebon.
Pengakuan tersebut disampaikan oleh Hotman Paris melalui akun Instagram pribadinya.
Hotman Paris mengaku mendapati fakta bahwa Pegi alias Perong sempat pulang ke Cirebon saat Lebaran lalu.
"Kasus pembunuhan Vina di Cirebon, DPO yang tertangkap yang disebut namanya Pegi atau Perong, katanya bahkan pulang tahun lalu untuk berlebaran kepada keluarganya," kata Hotman Paris.
"Tidak jelas apakah tahun lalu atau tahun ini, pulang berlebaran kepada keluarganya," sambungnya.
Dengan kondisi semacam itu, Hotman Paris lantas menilai bahwa selama ini keluarga Pegi alias Perong mengetahui keberadaan sang pelaku.
Padahal Pegi alias Perong selama ini memang dicari-cari terkait kasus Vina Cirebon.
Keluarga Pegi alias Perong lantas diduga menyembunyikan buronan.
Jika benar melakukan perlindungan terhadap sang buron, keluarga Pegi, menurut Hotman Paris, dapat dikenai sanksi pidana.
"Berarti keluarganya tahu semuanya di mana dia bersembunyi dan itu adalah bukti bahwa terjadi pelanggaran pidana obstruction of justice," ucap Hotman Paris.
Hotman Paris dalam keterangannya itupun juga meminta keluarga pelaku lain yang hingga kini masih buron untuk tak menyembunyikan keberadaan para DPO.
Sebelumnya, Pegi alias Perong berhasil ditangkap Polda Jabar pada Selasa, 21 Mei 2024.
Pegi alias Perong ditangkap Polda Jabar ketika berada di Bandung.
Menurut kesaksian Polda Jabar, Pegi alias Perong berprofesi sebagai seorang kuli bangunan.
Pegi alias Perong diduga merupakan otak di balik kasus kematian Vina Cirebon. (LZ)
Editor : Laila Zakiya