SOLOBALAPAN.COM – Gubernur Banten, Andra Soni, tengah menjadi sorotan tajam.
Kebijakannya yang menonaktifkan Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga, Dini Fitria, memicu kritik masif di ranah digital.
Akun Instagram resmi sang gubernur, @andrasoni12, kini dibanjiri ribuan komentar pedas yang menuduh keputusan tersebut sebagai preseden buruk bagi penegakan disiplin sekolah.
Netizen secara massal mempertanyakan dasar kebijakan tersebut. Mereka menilai kepala sekolah hanya menjalankan tugasnya mendisiplinkan siswa yang kedapatan merokok.
Komentar sarkas seperti “Gubernur-nya mendukung anak sekolah ngerokok, menuju Banten yang berasap.” dan “Menormalisasi murid merokok? Kepseknya malah dinonaktifkan? Pak sehat?” mewarnai kolom komentar Andra Soni.
Kronologi Kasus yang Memicu Kontroversi
Kasus ini bermula pada Jumat, 10 Oktober 2025, ketika Kepala Sekolah Dini Fitria memergoki seorang siswa kelas 12, berinisial ILP, sedang merokok di area sekolah.
Cekcok kecil terjadi, dan tangan kepala sekolah mendarat di pipi siswa tersebut.
Akibat insiden ini, siswa dan orang tuanya melaporkan Dini Pitria ke polisi, yang berujung pada keputusan Gubernur Andra Soni untuk menonaktifkan sang kepala sekolah.
Profil Singkat Gubernur Banten Andra Soni
Andra Soni adalah tokoh politik yang memiliki rekam jejak panjang di Banten, meskipun berasal dari Sumatra.
| Biodata Singkat | Detail |
| Nama Lengkap | Andra Soni |
| Tempat, Tanggal Lahir | Payakumbuh, 12 Agustus 1976 |
| Usia | 49 tahun |
| Pendidikan | S2 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (2023), kini mahasiswa S3 Universitas Padjadjaran |
| Karier Bisnis | Direktur PT Antaran Sukses (2005–2014) |
| Karier Politik | Anggota DPRD Banten (2014–2019), Ketua DPRD Banten (2019–2024) |
| Pilkada Banten 2024 | Terpilih bersama R. Achmad Dimyati Natakusumah dengan 3.102.501 suara sah (55,88%) |
| Pelantikan | Dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 20 Februari 2025 |
Andra Soni mengawali kariernya sebagai pengusaha di bidang pengiriman barang sebelum terjun ke dunia politik.
Ia sukses menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Banten sebelum akhirnya memenangkan Pilkada 2024 dan dilantik sebagai Gubernur Banten periode 2025–2030.
Keputusan menonaktifkan Kepala SMAN 1 Cimarga ini menjadi ujian pertamanya dalam menghadapi tekanan publik di ranah digital, sekaligus memicu perdebatan luas tentang batas tegas antara disiplin dan kebijakan pendidikan. (dam)
Editor : Damianus Bram