Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Transaksi Selalu di Atas Rp1 Juta Per Hari, Diskumindag Sragen Tetap Gencar Promosi Pusat Batik Sukowati 

Ahmad Khairudin • Sabtu, 13 April 2024 | 21:00 WIB
PILIH-PILIH BAJU: Aneka produk batik yang dijual di Pusat Batik Sukowati. (AHMAD KHAIRUDIN/ RADAR SOLO)
PILIH-PILIH BAJU: Aneka produk batik yang dijual di Pusat Batik Sukowati. (AHMAD KHAIRUDIN/ RADAR SOLO)

SOLOBALAPAN.COM - Sepinya pengunjung di Pusat Batik Sukowati kiranya tidak menjadi hal yang dirisaukan Diskumindag Kabupaten Sragen.

Pasalnya, nominal transaksi yang terjadi di sana dikabarkan selalu di atas Rp1 juta per hari.

Dilansir dari Radar Solo, hal ini disampaikan Kepala Diskumindag Sragen Cosmas Edwi Yunanto.

”Kalau jualan batik kan memang naik turun,” ujarnya.

Saat ini, Pusat Batik Sukowati menggandeng 17 industri kecil menengah (IKM) batik di Kabupaten Sragen. Mereka sudah menitipkan barang dagangan.

Adapun sistem kerjasamanya, setiap potong batik yang laku, ada bagi hasil ke Pemkab Sragen yakni senilai Rp10 ribu per potong batik.

Walaupun demikian, upaya promosi terus digenjot Diskumindag.

Sebagai upaya promosi, Diskumindag mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mengajak tamu-tamunya dari luar daerah ke Pusat Batik Sukowati.

Diskumindag juga menggandeng Disdikbud Sragen untuk menggelar kegiatan sekaligus menyemarakkan awal puasa Ramadhan.  

Lalu menyambut musim mudik Lebaran, Diskumindag menggenjot branding agar pemudik membanjiri Pusat Batik Sukowati.

Ini termasuk menggandeng perajin batik untuk menggelar acara guna menarik pembeli.

Sekadar informasi, Pusat Batik Sukowati diresmikan Desember 2023. Dibangun menggunakan dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp 15 miliar.

Status gedung Pusat Batik Sukowati masih dalam masa pemeliharaan hingga Mei 2024.

Artinya, jika terjadi kerusakan, menjadi tanggung jawab pelaksana proyek melakukan perbaikan.

Penataan Pusat Batik Sukowati diteruskan di sisi sebelah barat yang akan dibangun sentra industri kreatif dan kerajinan pada tahun ini.

”Kami siapkan (anggaran) dari DAK sekitar Rp 18 miliar untuk bangunan dan mesin kerajinan," terang Cosmas.

"Segera kami lelangkan. Jadi ada pembangunan lanjutan. Tidak selesai di sini saja,” katanya.

Sentra industri kreatif dan kerajinan akan dilengkapai instalasi pengolahan air limbah (IPAL) karena memang ada praktik membatik. (din/wa/rei)

Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#sragen #promosi #pusat batik sukowati #Diskumindag