Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nggak Cuma Twilight Express, Jepang Punya Cassiopeia yang Dulu Jadi Incaran Banyak Orang

L
Penulis: Luthfiana Sekar❯
Dulu, perjalanan dari Tokyo ke Hokkaido bisa dilakukan sambil tidur di kereta. Cassiopeia menawarkan kamar pribadi, restoran, hingga lounge sebelum akhirnya layanan regulernya berhenti pada 2016. (Pinterest)
Dulu, perjalanan dari Tokyo ke Hokkaido bisa dilakukan sambil tidur di kereta. Cassiopeia menawarkan kamar pribadi, restoran, hingga lounge sebelum akhirnya layanan regulernya berhenti pada 2016. (Pinterest)

Advertisement

SOLOBALAPAN.COM - Jepang memang punya banyak kereta yang terkenal karena kecepatannya. Shinkansen menjadi salah satu yang paling ikonik, tapi ada jenis kereta lain yang pernah punya tempat spesial di hati para pencinta kereta di Jepang: kereta malam.

Salah satu yang paling terkenal adalah Cassiopeia.

Cassiopeia merupakan kereta tidur mewah yang dioperasikan oleh JR East. Layanan ini mulai berjalan pada 16 Juli 1999 dan menghubungkan Ueno di Tokyo dengan Sapporo di Hokkaido.

Advertisement

Berbeda dari kereta biasa, Cassiopeia menawarkan perjalanan malam dengan kamar tidur pribadi sehingga perjalanan panjang menuju Hokkaido terasa seperti bagian dari liburan.

Rute Cassiopeia memiliki jarak sekitar 1.200 kilometer dan membutuhkan waktu kurang lebih 16 jam. Kereta berangkat dari Ueno pada sore hari dan tiba di Sapporo keesokan paginya.

Sepanjang perjalanan, rangkaian kereta melewati wilayah Honshu sebelum menyeberang ke Hokkaido melalui Terowongan Seikan.

Advertisement

Salah satu hal yang membuat Cassiopeia begitu menarik adalah desain kamar tidurnya. Hampir seluruh akomodasi dalam kereta ini merupakan kamar pribadi, bukan tempat tidur terbuka seperti pada beberapa kereta malam lainnya.

Kabin-kabinnya terbagi dalam beberapa tipe. Ada kamar untuk dua orang dengan tempat tidur bertingkat, hingga tipe yang lebih luas dengan ruang duduk. Beberapa kamar juga memiliki jendela besar sehingga pemandangan di luar bisa dinikmati sepanjang perjalanan.

Kereta ini juga memiliki gerbong makan bernama Cassiopeia Dining Car. Di sana, makanan disajikan sambil kereta terus bergerak menuju utara Jepang. Jadi, penumpang tidak perlu turun dari kereta untuk menikmati makan malam dalam perjalanan.

Ada pula lounge car dengan jendela besar yang menjadi salah satu tempat favorit untuk melihat pemandangan. Pada malam hari, suasananya berubah menjadi lebih tenang, sedangkan ketika pagi tiba, penumpang bisa melihat lanskap Hokkaido dari balik kaca.

Advertisement
Editor : Kabun Triyatno
Sumber : Berbagai Sumber

Artikel Terkait

Jejak Kelam Kereta Api Era Pendudukan Jepang di Tanah Air

Jejak Kelam Kereta Api Era Pendudukan Jepang di Tanah Air

Jaringan kereta api pada masa pendudukan Jepang mengalami perubahan besar. Sejumlah jalur dibongkar, sementara jalur baru dibangun untuk mendukung kepentingan militer dan ekonomi perang Jepang.

Bukan Sekadar Cepat, Ini Rahasia Shinkansen Jepang Jadi Kereta Paling Tepat Waktu di Dunia

Bukan Sekadar Cepat, Ini Rahasia Shinkansen Jepang Jadi Kereta Paling Tepat Waktu di Dunia

Shinkansen merupakan kereta cepat pertama di dunia yang beroperasi secara komersial sejak 1964. Dengan jalur khusus dan teknologi modern, kereta ini menjadi simbol kemajuan transportasi Jepang.

Mengenal Doctor Yellow, Kereta Inspeksi Legendaris Shinkansen Jepang

Mengenal Doctor Yellow, Kereta Inspeksi Legendaris Shinkansen Jepang

Doctor Yellow adalah kereta inspeksi khusus Shinkansen yang memeriksa kondisi jalur dan fasilitas pendukung. Warna kuning serta jadwal yang dirahasiakan membuatnya menjadi salah satu kereta paling ikonik di Jepang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer