Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ada Relief di Sendang Lerep, Ini Jejak Menarik Petirtaan Cabean Kunti Boyolali

t
Penulis: tim solobalapan❯
Bagian Sendang Lerep di kompleks Petirtaan Cabean Kunti, Cepogo, Boyolali.(Cagar Budaya)
Bagian Sendang di kompleks Petirtaan Cabean Kunti, Cepogo, Boyolali. 

Advertisement

SOLOBALAPAN.COM - Petirtaan Cabean Kunti di Kecamatan Cepogo, Boyolali, menjadi salah satu peninggalan masa Jawa Kuno yang masih dapat dijumpai hingga kini. Di balik keberadaan tujuh sendang dalam kompleks tersebut, terdapat satu bagian yang menyimpan tinggalan menarik berupa relief di Sendang Lerep.

Petirtaan Cabean Kunti atau yang dikenal sebagai Sendang Pitu berada di Desa Cabean Kunti. Kompleks ini telah ditetapkan sebagai cagar budaya tingkat nasional. Selain sumber air, kawasan tersebut menyimpan struktur batu dan sejumlah ragam hias yang menjadi bagian dari tinggalan arkeologi.

Advertisement

Salah satu yang menarik perhatian berada di Sendang Lerep. Pada bagian petirtaan ini ditemukan relief yang menggambarkan sejumlah bentuk, mulai dari binatang, manusia hingga tumbuhan.

Relief tersebut menjadi bagian penting dari situs karena memberikan gambaran lain mengenai petirtaan pada masa lalu. Bukan hanya berfungsi sebagai tempat yang berkaitan dengan air, kawasan ini juga memiliki unsur visual yang menyimpan cerita dan gambaran kehidupan masyarakat pada zamannya.

Beberapa relief binatang di Sendang Lerep dikaitkan dengan cerita Tantri. Cerita tersebut dikenal menggunakan tokoh binatang untuk menyampaikan pesan moral. Meski demikian, pengaitan tersebut merupakan hasil penafsiran berdasarkan bentuk relief dan konteks keberadaannya, sehingga tidak semua relief dapat dipastikan sebagai penggambaran satu cerita tertentu.

Advertisement

Selain gambaran binatang, terdapat pula relief yang menampilkan figur manusia. Salah satu penggambarannya menunjukkan sosok yang menghadap sajian makanan. Relief tersebut ditafsirkan berkaitan dengan aktivitas manusia yang datang ke kawasan petirtaan.

Relief menjadi semakin menarik karena turut menjadi petunjuk dalam memperkirakan masa Petirtaan Cabean Kunti. Berdasarkan struktur dan ragam hias yang ditemukan, kompleks ini diperkirakan berasal dari masa Jawa Kuno sekitar abad VIII hingga X Masehi.

Perkiraan tersebut tidak menunjukkan tahun pasti pembangunan situs. Karakter bangunan dan motif yang terdapat pada tinggalan menjadi dasar untuk melihat periode keberadaannya.

Petirtaan Cabean Kunti sendiri memiliki tujuh sendang, yakni Jangkang, Sidotopo, Lerep, Kunti Lanang, Penguripan, Kunti Wadon, dan Semboja. Keberadaan Sendang Lerep dengan reliefnya memberikan sisi berbeda dari kompleks yang selama ini dikenal sebagai Sendang Pitu.

Tidak hanya meninggalkan sumber air, kawasan tersebut juga memperlihatkan jejak kebudayaan melalui bentuk bangunan dan ragam hias yang masih dapat ditemukan. Relief menjadi salah satu bagian yang membantu melihat bahwa petirtaan pada masa lalu memiliki unsur yang lebih kompleks daripada sekadar tempat yang berhubungan dengan air.

Advertisement
Editor : Kabun Triyatno
Sumber : Berbagai Sumber

Artikel Terkait

Petilasan Putri Cempo, Cagar Budaya Kota Solo Yang Berada di Bantaran Sungai Tirtonadi

Petilasan Putri Cempo, Cagar Budaya Kota Solo Yang Berada di Bantaran Sungai Tirtonadi

Petilasan Putri Cempo Yang Terletak di Area Taman Tirtonadi Termasuk Dalam Kategori Cagar Budaya Yang Dilindungi Oleh Pemkot Solo.

Di Balik Stigma Mistis: Menguak Makna Luhur Sesajen, Kemenyan, dan Ritual Adat dalam Tradisi Jawa

Di Balik Stigma Mistis: Menguak Makna Luhur Sesajen, Kemenyan, dan Ritual Adat dalam Tradisi Jawa

Mengenal makna dan filosofi di balik tradisi Jawa yang kerap dianggap mistis.

Filosofi Serabi, Jajanan Tradisional yang Menyimpan Makna

Filosofi Serabi, Jajanan Tradisional yang Menyimpan Makna

Serabi putih dan kuah gula merah, perpaduan rasa yang menyimpan filosofi kehidupan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer