Mengapa Jalur Kereta Api Jarang Menanjak Curam? Ini Penjelasan Teknisnya

SOLOBALAPAN.COM - Saat melintasi daerah pegunungan, banyak orang bertanya mengapa jalur kereta api selalu tampak landai meskipun medan yang dilalui berbukit.
Berbeda dengan jalan raya yang dapat dibuat menanjak tajam, jalur kereta api dirancang dengan tingkat kemiringan yang sangat terbatas demi menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan.
Dalam dunia perkeretaapian, kemiringan jalur atau gradien menjadi salah satu aspek penting yang diperhitungkan sejak tahap perencanaan.
Semakin curam suatu jalur, semakin besar tenaga yang dibutuhkan lokomotif untuk menarik rangkaian kereta.
Selain itu, risiko roda mengalami selip saat menanjak maupun saat pengereman di turunan juga akan meningkat.
Berbeda dengan kendaraan bermotor yang menggunakan ban karet, kereta api berjalan di atas roda baja yang bersentuhan langsung dengan rel baja.
Gesekan antara keduanya relatif kecil sehingga memang dirancang agar kereta dapat melaju dengan efisien.
Namun, kondisi tersebut membuat lokomotif memiliki keterbatasan ketika harus melewati tanjakan yang terlalu curam.
Karena alasan tersebut, para insinyur biasanya merancang jalur kereta api dengan kemiringan
yang landai.



