KARANGANYAR, SOLOBALAPAN.COM – Momen menerima Surat Keputusan (SK) PNS biasanya identik dengan senyum haru, foto resmi, dan jabat tangan penuh wibawa. Tapi di Karanganyar, ceritanya sedikit berbeda—ada bonus keringat dan napas ngos-ngosan.
Senin (9/2) pagi, dua pegawai yang baru sah menyandang status PNS justru mendapat “hadiah spesial” dari Bupati Karanganyar Rober Christanto: lari mengelilingi halaman kompleks Pemkab. Bukan karena telat apel, apalagi karena salah input absensi, melainkan murni ide sang bupati agar momen sakral itu makin berkesan.
Dua “atlet dadakan” tersebut adalah Burhanudin Dwi Ikhsani, ajudan bupati yang sehari-hari sudah akrab dengan ritme cepat, serta Aprilia Rahmawati dari BKPSDM Karanganyar yang mendadak harus mempraktikkan arti kebugaran jasmani versi dadakan.
Baca Juga: Kronologi Rusuh Persija vs Arema: Dari Ejekan Mantan Anak Didik Hingga Adu Mulut Antar Pelatih
Dengan nada santai, Bupati Rober memastikan bahwa aksi lari itu bukan bentuk hukuman, apalagi tes fisik susulan.
“Ini akan diingat, dan ini bukan hukuman. Jadi nanti ada cerita, bahwa kemarin menerima SK PNS sampai harus lari mengelilingi lapangan,” ujarnya sambil disambut tawa peserta acara.
Menurutnya, aparatur sipil negara tak hanya butuh otak encer, tapi juga badan yang siap diajak bergerak. Lari kecil itu, kata dia, menjadi simbol bahwa menjadi PNS harus siap sigap, bukan cuma sigap cari tanda tangan atasan.
Acara kemudian berlanjut lebih khidmat dengan pamitan sejumlah pejabat Sekretariat Daerah yang akan menempati pos baru di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). Suasana kembali serius, meski jejak “drama atletik” pagi itu masih jadi bahan bisik-bisik.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat dan pegawai atas pengabdian mereka. Ia berharap di tempat tugas yang baru, semangat kerja tetap menyala—tentu tanpa harus selalu diawali dengan lari keliling lapangan.
“Terima kasih semuanya yang sudah bertugas. Semoga di lingkungan yang baru bisa membuat nyaman dan terus berinovasi, memberikan semangat bagi pegawai, sehingga kita bisa bekerja dengan baik,” pungkasnya. (rud/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto