Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Klaten Mencekam! Bentrok Suporter di Prambanan Pecah, Warga Terjebak Hingga Kena Tembakan Mercon

Angga Purenda • Sabtu, 7 Februari 2026 | 07:13 WIB
Mencekam - Massa tengah mengeroyok seorang suporter di kawasan Prambanan, Jumat (6/2/2026). Polisi mencoba meredam emosi massa.
Mencekam - Massa tengah mengeroyok seorang suporter di kawasan Prambanan, Jumat (6/2/2026). Polisi mencoba meredam emosi massa.

SOLOBALAPAN.COM – Jalur utama Jogja-Solo, tepatnya di wilayah Kecamatan Prambanan, Klaten, berubah menjadi area yang mencekam pada Jumat (6/2/2026) malam.

Keributan hebat pecah yang diduga melibatkan dua kelompok suporter sepak bola, menyebabkan kepanikan luar biasa bagi warga sekitar.

​Aksi saling serang menggunakan senjata tajam (sajam), pembakaran flare, hingga pengeroyokan terjadi di beberapa titik strategis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun SoloBalapan.com, kegaduhan mulai pecah sekitar pukul 19.30 WIB saat massa konvoi motor memenuhi jalan raya dan memicu kemacetan total.

Kronologi Kejadian dan Penyekatan yang Jebol

Peristiwa ini diduga bermula dari upaya penyekatan suporter yang hendak menuju Bantul untuk sebuah laga pertandingan. Meski petugas telah bersiaga, ratusan suporter dikabarkan tetap berhasil menembus wilayah perbatasan DIY-Jateng melalui jalur-jalur alternatif.

​Ari Fitriyadi (45), warga Desa Bugisan yang berada di lokasi, menuturkan bahwa keributan menyebar mulai dari lampu merah Stasiun Prambanan, depan Pos Polisi Mitra 11 (Candi Prambanan), hingga ke wilayah Taji dan Pandansimping.

Warga Terjebak dan Korban Luka Senjata Tajam

Suasana mencekam terekam dalam video yang viral di media sosial, menunjukkan massa yang melakukan pengeroyokan secara brutal di tengah jalan raya.

Bahkan, seorang warga melaporkan keponakannya ikut terjebak di Pandansimping dan terkena tembakan mercon saat hendak menuju rumah teman.

​Ketegangan yang merembet ke pemukiman memaksa warga RT dan RW menutup akses masuk kampung karena massa terlihat membawa senjata tajam dan pentungan kayu.

Laporan warga juga menyebutkan adanya satu korban yang menderita luka di bagian punggung akibat senjata tajam dan telah dilarikan ke rumah sakit.

Upaya Pengamanan oleh Kepolisian

Pihak kepolisian dari wilayah Klaten maupun DIY tampak bersiaga penuh di perbatasan untuk menghalau massa agar kembali ke arah timur atau Solo.

Untuk menghindari sasaran amuk massa, bus yang membawa pemain sepak bola sempat diamankan di depan Pos Polisi Candi Prambanan.

​Kapolsek Prambanan, AKP Nyoto, memastikan bahwa pada pukul 22.30 WIB situasi perlahan mulai kondusif setelah personel gabungan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Klaten melakukan tindakan persuasif untuk mendorong mundur massa.

​"Sudah tertangani dengan baik, situasi aman terkendali," ujar AKP Nyoto.

Terkait adanya korban luka bacok, pihak kepolisian menyatakan masih terus melakukan konfirmasi lebih lanjut.

Petugas kini tetap berjaga di titik-titik rawan guna mengantisipasi adanya bentrokan susulan. (ren/dam)

 

Editor : Damianus Bram
#bentrok #suporter #psim #prambanan #klaten #persis solo