SOLOBALAPAN.COM - Hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Karanganyar pada Selasa (13/1) malam memicu dua peristiwa tanah longsor di wilayah Kecamatan Karangpandan dan Kecamatan Ngargoyoso.
Meski tidak menelan korban jiwa, kejadian ini menyebabkan kerusakan talud, jalan desa, hingga bangunan rumah warga.
Peristiwa tersebut langsung mendapat penanganan dari BPBD Kabupaten Karanganyar bersama pemerintah setempat dan relawan kebencanaan.
Longsor Karangpandan Tutup Akses Jalan Desa
Kejadian pertama dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di Dusun Katak RT 01/03, Desa Gondangmanis, Kecamatan Karangpandan.
Hujan deras yang turun cukup lama membuat kondisi tanah tidak stabil hingga akhirnya terjadi longsor.
“Longsoran mengakibatkan talud pekarangan rumah milik Sulomo, 48, warga Dusun Katak, longsor dengan ukuran sekitar 2 meter kali 8 meter. Material longsoran sempat menutup setengah badan jalan desa,” jelas Hendro.
Meski material longsor menutup sebagian akses jalan, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.
Talud dan Perigi Roboh di Ngargoyoso, Rumah Warga Tertimpa
Beberapa jam berselang, longsor kembali terjadi di wilayah Kecamatan Ngargoyoso sekitar pukul 21.00 WIB.
Lokasi tepatnya berada di Dukuh Kasihan RT 01 RW 07, Desa Puntukrejo.
Talud sekaligus perigi pekarangan rumah milik Siti Juariyah dilaporkan longsor akibat hujan deras dengan intensitas tinggi.
Bangunan tersebut roboh dan menimpa rumah warga di bawahnya.
Talud dan perigi dengan panjang sekitar 30 meter dan tinggi 5 meter itu ambruk dan menimpa rumah milik Sumarjo.
Akibatnya, tembok dapur rumah korban ambrol setelah tertimpa material longsoran.
“Penyebab utama kedua kejadian ini adalah curah hujan tinggi yang menyebabkan kondisi tanah menjadi labil,” terang Hendro.
BPBD Lakukan Kaji Cepat dan Imbau Warga Waspada
Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Karanganyar bersama unsur kecamatan, pemerintah desa, relawan, serta warga setempat telah melakukan pendataan dan kaji cepat di lokasi terdampak.
Petugas juga memberikan edukasi keselamatan guna mengantisipasi potensi longsor susulan.
Saat ini, kondisi di kedua lokasi dilaporkan kondusif dan terkendali.
Pembersihan material longsoran direncanakan dilakukan melalui kerja bakti warga dengan pendampingan aparat setempat.
Sementara itu, nilai kerusakan dan kerugian masih dalam proses penghitungan oleh tim BPBD.
BPBD Karanganyar mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor, agar meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan deras masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan. (rud/lz)
Editor : Laila Zakiya