Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dua Kali Dihantam Cangkul di Kepala, Petani di Sragen Tersungkur Bersimbah Darah

Ahmad Khairudin
Penulis: Ahmad Khairudin❯
ILUSTRASI Penganiayaan petani di Sragen.
ILUSTRASI Penganiayaan petani di Sragen.

Advertisement

SRAGEN, SOLOBALAPAN.COM – Seorang petani berusia 66 tahun, Suwardi, menjadi korban penganiayaan berat oleh tetangganya sendiri di Dusun Brumbung, Desa Kalangan, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen. Korban diduga dihantam menggunakan cangkul sebanyak dua kali di bagian kepala hingga tersungkur dan mengalami luka serius.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (28/10/2026), sekitar pukul 16.30 WIB. Polisi telah mengamankan terduga pelaku berinisial P alias Parmo (47), warga setempat, beserta sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam penganiayaan.

Kasi Humas Polres Sragen, AKP Slamet, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pelaku telah diamankan setelah polisi menerima laporan terkait penganiayaan berat di wilayah hukum Polsek Gemolong.

"Benar telah terjadi tindak pidana penganiayaan berat di wilayah hukum Polsek Gemolong. Pelaku berinisial P alias Parmo sudah berhasil diamankan bersama sejumlah barang bukti," ujar Slamet.

Cekcok Saat Korban Memberi Makan Sapi

Advertisement

Berdasarkan kronologi kepolisian, kejadian bermula ketika Suwardi sedang memberi makan sapi di pekarangan rumah milik Hartono, di Dukuh Brumbung, RT 13/RW 03, Desa Kalangan, Kecamatan Gemolong.

Saat itu, Parmo datang ke lokasi. Keduanya kemudian terlibat cekcok mulut di sekitar kandang sapi.

Perselisihan tersebut diduga memicu emosi pelaku hingga berujung aksi kekerasan. Dalam posisi berhadapan, Parmo diduga mengayunkan cangkul yang dipegang menggunakan tangan kanannya ke arah kepala bagian atas korban.

Akibat hantaman tersebut, Suwardi tersungkur ke tanah. Namun, saat korban berusaha bangkit, pelaku kembali menyerang menggunakan kedua tangannya. Cangkul tersebut kembali dihantamkan ke arah kepala bagian belakang korban hingga membuatnya terjatuh dalam posisi tengkurap.

Setelah korban terkapar dengan luka di bagian kepala, pelaku meninggalkan lokasi kejadian. Parmo kemudian membawa cangkul tersebut dan pulang menggunakan sepeda motor Kawasaki Blitz warna hijau bernomor polisi AD 4071 GY.

Advertisement
Editor : Andi Aris Widiyanto
Sumber : solobalapan.com

Artikel Terkait

Kuningisasi Kantor Kecamatan Sragen Jadi Sorotan, Plt Camat Gesi: Murni Estetika

Kuningisasi Kantor Kecamatan Sragen Jadi Sorotan, Plt Camat Gesi: Murni Estetika

Sejumlah kantor kecamatan di Sragen mulai didominasi warna kuning. Plt Camat Gesi menyebut pengecatan demi estetika, sedangkan DPRD mengingatkan pentingnya sikap mengayomi.

Baru Dibangun 2020, Plafon SDN Cepoko 2 Sragen Ambruk Timpa Guru

Baru Dibangun 2020, Plafon SDN Cepoko 2 Sragen Ambruk Timpa Guru

Plafon ruang guru SDN Cepoko 2 Sumberlawang, Sragen, roboh dan menimpa dua guru. Bangunan sekolah disebut sudah mengalami banyak retakan.

Kabel Internet Bikin Celaka di Sragen, Lima Provider Dipanggil tapi Tak Ada yang Mengaku

Kabel Internet Bikin Celaka di Sragen, Lima Provider Dipanggil tapi Tak Ada yang Mengaku

Lima provider dipanggil Diskominfo Sragen untuk melacak pemilik kabel internet yang diduga menyebabkan kecelakaan Sumiatun. Semuanya belum mengaku.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer