UNS Garap Identitas Visual Kampung Wayang Sawahan di Karanganyar: Perkuat Daya Tarik Wisata Budaya


SOLOBALAPAN.COM – Potensi wisata seni dan budaya di Kabupaten Karanganyar terus bergeliat. Dusun Sawahan yang berada di wilayah Desa Jaten, Kecamatan Jaten, kini kian menegaskan positioning wilayahnya sebagai destinasi unggulan edukasi pewayangan bertajuk Kampung Wayang Sawahan.
Guna memperkokoh citra kawasan dan memperluas daya tarik kunjungan wisata, tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dari Program Studi Sarjana Terapan Desain Media Digital, Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta turun langsung mendampingi warga setempat melalui perancangan identitas visual terintegrasi (branding visual).
Penyerahan paket materi identitas visual tersebut digelar khidmat di Pendopo Sanggar Madhangkara, Dusun Sawahan, pada Selasa (3/11/2026) sore.
Paket karya kreatif yang dihibahkan mencakup rancangan logo resmi kawasan, desain gapura gerbang masuk, papan petunjuk arah beraksara Jawa, denah peta wilayah, hingga set maskot karakter Pandawa Lima.
Sentuhan Modern Maskot Pandawa Chibi dan Filosofi Gunung Lawu
Ketua Research Group Komunikasi Visual sekaligus dosen Sekolah Vokasi UNS, Nidyah Widyamurti, menuturkan bahwa sentuhan identitas visual yang solid menjadi instrumen esensial dalam menarasikan keunikan Dusun Sawahan ke panggung pariwisata yang lebih luas.
Baca Juga: Ukir Prestasi di Kancah Internasional, Bengawan Team UNS Raih Podium Berkat Mobil Inovatifnya
Terlebih, dusun ini memiliki modal sosial yang kuat dengan keberadaan dalang-dalang aktif serta denyut kesenian wayang yang konsisten digerakkan oleh sanggar setempat.
"Di Dusun Sawahan ada beberapa dalang aktif serta kegiatan seni yang terus berjalan melalui Sanggar Madhangkara. Potensi ini perlu didukung identitas visual yang kuat agar mudah dikenal masyarakat luas," papar Nidyah.
Secara filosofis, logo resmi Kampung Wayang Sawahan dirancang memadukan deretan elemen kultural khas Jawa. Di antaranya Gunungan Wayang, atap Sanggar Madhangkara, simbol gotong royong, serta bentuk puncak yang terinspirasi Gunung Lawu.
Menariknya, rancangan visual ini digarap apik oleh mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Desain Media Digital UNS, Yahya Faiz Muhyiddin, sebagai manifestasi proyek Tugas Akhir aplikatif.



