Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bukan Cuma Cepogo, Boyolali Timur Punya Pasar Sayur yang Ramai Sejak Dini Hari

t
Penulis: tim solobalapan❯
Aktivitas perdagangan di Pasar Mangu, Boyolali.(Facebook)
Aktivitas perdagangan di Pasar Mangu, Boyolali.

Advertisement

SOLOBALAPAN.COM - Pasar sayur di Boyolali tidak hanya ramai di kawasan Cepogo. Di sisi timur kabupaten, Pasar Mangu atau Pasar Kebon Agung di Kecamatan Ngemplak juga menjadi salah satu tempat berlangsungnya perdagangan hasil pertanian sejak dini hari.

Pasar tersebut berada di Desa Ngesrep, Kecamatan Ngemplak. Lokasinya berada di kawasan Mangu-Nogosari dan tidak jauh dari Bandara Adi Soemarmo. Nama Pasar Mangu masih cukup melekat di masyarakat, meski pasar tersebut kini dikenal secara resmi sebagai Pasar Kebon Agung.

Salah satu hal yang menarik dari pasar ini adalah waktu aktivitas perdagangan. Ketika sebagian besar masyarakat masih beristirahat, kawasan pasar sudah mulai digunakan untuk aktivitas jual beli sayuran.

Berbeda dari pasar tradisional yang biasanya mulai ramai pada pagi hari, aktivitas jual beli sayur di Pasar Mangu telah berlangsung sejak malam hingga dini hari dan berlanjut hingga waktu berikutnya.

Hal tersebut membuat Pasar Mangu dikenal sebagai salah satu pasar sayur dengan aktivitas perdagangan yang panjang. Sayuran yang masuk ke pasar tidak hanya diperuntukkan bagi pembeli rumah tangga, tetapi juga menjadi bagian dari perputaran perdagangan antarpedagang.

Advertisement

Hasil pertanian dari berbagai daerah dikumpulkan untuk kemudian diperjualbelikan kembali. Aktivitas tersebut membuat pasar tetap ramai sejak pagi buta.

Pasar ini juga tidak terpisahkan dari aktivitas pertanian di Kecamatan Ngemplak. Sejumlah wilayah di kecamatan tersebut menghasilkan berbagai tanaman pangan dan sayuran yang kemudian dipasarkan melalui Pasar Mangu maupun pasar lainnya.

Bayam menjadi salah satu komoditas yang dihasilkan di wilayah Ngemplak. Beberapa desa seperti Sobokerto, Sindon, Gagaksipat, Dibal dan Ngesrep merupakan daerah produksi bayam. Hasil pertanian tersebut kemudian masuk ke jalur perdagangan, termasuk melalui pasar di Ngesrep.

Tak hanya menjadi tempat bertemunya pedagang dan pembeli, Pasar Mangu juga berperan dalam distribusi hasil pertanian. Sayuran yang masuk ke pasar kemudian dipasok kembali oleh pedagang untuk dijual ke berbagai tempat lain

Pasar ini juga telah mengalami perubahan dari sisi tempat. Pasar Kebon Agung dibangun untuk menggantikan Pasar Mangu lama. Penataan kemudian dibangun dengan menyediakan area perdagangan serta fasilitas untuk kegiatan pedagang.

Advertisement
Editor : Kabun Triyatno
Sumber : Berbagai Sumber

Artikel Terkait

Boyolali Tak Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Dinkes Koordinasi dengan Puskesmas

Boyolali Tak Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Dinkes Koordinasi dengan Puskesmas

Boyolali belum terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Dinkes meningkatkan kewaspadaan dan berkoordinasi dengan puskesmas untuk mengantisipasi dampak kesehatan.

Kios Pasif Pasar Jongke Solo Bakal Dialihkan ke Sektor Ekonomi Kreatif

Kios Pasif Pasar Jongke Solo Bakal Dialihkan ke Sektor Ekonomi Kreatif

Puluhan los lantai 2 Pasar Jongke Solo tak terpakai, pengelola siapkan rekapitulasi SHP. Pemkot Solo dorong pengalihan ruang usaha terbengkalai untuk wadah ekonomi kreatif.

Ekspansi Kuliner Nusantara, Soto Khas Boyolali Kini Hadir Permanen di Madinah

Ekspansi Kuliner Nusantara, Soto Khas Boyolali Kini Hadir Permanen di Madinah

Soto khas Boyolali Hj. Hesti kini hadir di Madinah, Arab Saudi, dengan membuka gerai permanen yang berjarak sekitar lima menit berjalan kaki dari Masjid Nabawi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer