24 Tahun Politeknik Indonusa, Siap Perkuat Transformasi Pendidikan


RADARSOLO.COM - Memasuki usia ke-24, Politeknik Indonusa Surakarta mempertegas komitmennya untuk naik kelas. Komitmen ini terpancar dalam Peringatan Dies Natalis yang digelar di Ballroom Sabha Kencana, Gedung C Kampus 1 Politeknik Indonusa Surakarta pada Rabu (19/8/2026).
Ketua Senat Politeknik Indonusa Surakarta Suci Purwandari menegaskan, indikator utama keberhasilan kampus saat ini terletak pada nilai kebermanfaatan nyata di tengah masyarakat.
"Pada akhirnya ukuran keberhasilan perguruan tinggi bukan hanya seberapa banyak kegiatan yang dilaksanakan, tetapi apa yang berubah karena kehadiran kita. Memasuki usia 24 kami menyadari bahwa tantangan ke depan justru semakin besar, tetapi kami juga percaya Politeknik Indonusa memiliki modal yang sangat kuat. Karena itu momentum Dies Natalis ini kami jadikan sebagai momentum untuk naik kelas. Dari kampus yang bekerja dengan baik menjadi kampus yang menghasilkan impact," tegas Suci.
Dia menekankan bahwa langkah transformasi lembaga harus diimbangi dengan perubahan mindset seluruh sivitas akademika.
"Transformasi institusi hanya akan terjadi apabila diikuti oleh transformasi manusianya. Mari kita tinggalkan budaya bekerja sekadar menyelesaikan kewajiban, mari kita bangun budaya performance, innovation, collaboration, dan impact," lanjutnya.
Dalam laporan kinerja tahunan, Suci memaparkan, Politeknik Indonusa Surakarta mencatatkan deretan torehan prestasi selama satu tahun terakhir.
Di tingkat mahasiswa, diraih 5 prestasi regional, 73 prestasi nasional yang tersebar di 9 program studi, serta 14 prestasi di tingkat internasional. Dari sisi kelembagaan, kampus ini berhasil memboyong 8 kategori penghargaan dari LLDIKTI Region VI.
Transformasi menuju universitas, menurutnya, bukan hanya perubahan status kelembagaan, tetapi merupakan transformasi menyeluruh dalam budaya akademik, kualitas sumber daya manusia, inovasi, tata kelola, kolaborasi, serta kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat.
Suasana peringatan semakin berbobot saat Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., M.B.A., M.Phil., M.A. menyampaikan orasi ilmiah mengenai adaptasi perguruan tinggi di era perubahan cepat. Usai orasi, suasana formal mendadak hangat ketika Prof. Eko Indrajit berduet dengan penyanyi legendaris Lisa A. Riyanto.
"Melalui sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan, Politeknik Indonusa Surakarta optimistis mampu mewujudkan langkah transformasi menjadi institusi unggul dan berdampak," pungkasnya. (alf/nik)
