Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Evakuasi Dramatis: Nenek di Plupuh Tewas Tercebur Sumur Sedalam 20 Meter

Ahmad Khairudin
Penulis: Ahmad Khairudin❯

Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi dramatis, mengangkat mayat seorang nenek dari dalam sumur.
Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi dramatis, mengangkat mayat seorang nenek dari dalam sumur.


Advertisement

SRAGEN, SOLOBALAPAN.COM – Evakuasi dramatis dilakukan Tim SAR Gabungan di Kecamatan Plupuh setelah seorang nenek bernama Sukamti (67) ditemukan meninggal dunia di dalam sumur dekat rumahnya di Dukuh Pencol, Desa Sidokerto, Rabu (10/12/2025) siang.

Peristiwa nahas itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Korban diduga terperosok ke dalam sumur dengan kedalaman sekitar 20 meter. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tak bernyawa dengan luka lecet pada bagian dahi.

Posko PMI Kabupaten Sragen menerima laporan kejadian pada pukul 12.24 WIB dari Suparjo, anggota INAFIS Polres Sragen.

Menindaklanjuti laporan tersebut, PMI segera berkoordinasi dengan BPBD dan Tim SAR Gabungan untuk melakukan operasi vertical rescue.

“Setelah menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dan menyiapkan alat vertical rescue dengan Ambulans Rescue Medic Alfa 02,” jelas Ketua PMI Sragen, Utami Dewi Masithoh.

Advertisement

Tim SAR Gabungan tiba di lokasi pada pukul 13.10 WIB dan segera melakukan asesmen. Sumur diketahui memiliki kedalaman 20 meter dengan lebar bibir 90 cm, yang membuat proses evakuasi cukup menegangkan.

Pada pukul 13.30 WIB, seluruh peralatan vertical rescue siap digunakan. Seorang rescuer diturunkan ke dalam sumur, dan tak sampai 10 menit, tepatnya pukul 13.36 WIB, jenazah Sukamti berhasil diangkat ke permukaan.

Selanjutnya pada pukul 13.37 WIB, jenazah dibawa ke rumah duka yang berada tepat di samping lokasi kejadian. Tim medis Puskesmas Plupuh II bersama INAFIS Polres Sragen kemudian melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban.

“Hasil visum menunjukkan adanya luka lecet di tiga bagian dahi kiri korban. Karena tidak ditemukan tanda kekerasan lain, jenazah diserahkan kepada keluarga,” imbuh Utami.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga agar lebih waspada terhadap kondisi lingkungan sekitar, terutama bagi lansia yang tinggal di dekat sumur terbuka. (din/an)

Advertisement
Editor : Andi Aris Widiyanto
Sumber : solobalapan.com

Artikel Terkait

Siang Ini TPA Putri Cempo Solo Kembali Terbakar, Angin Kencang dan Suhu Ekstrem Bikin Api Cepat Membesar!

Siang Ini TPA Putri Cempo Solo Kembali Terbakar, Angin Kencang dan Suhu Ekstrem Bikin Api Cepat Membesar!

TPA Putri Cempo Solo kembali terbakar Kamis (24/9) siang. Suhu ekstrem 37 derajat celcius picu kemunculan titik api baru!

Kekeringan di Sukoharjo Meluas di 3 Kecamatan dan 9 Desa, 1,26 Juta Liter Air Bersih Disalurkan

Kekeringan di Sukoharjo Meluas di 3 Kecamatan dan 9 Desa, 1,26 Juta Liter Air Bersih Disalurkan

Kekeringan di Sukoharjo meluas ke 3 kecamatan dan 9 desa. BPBD salurkan 1,26 juta liter air bersih untuk 3.300 warga terdampak.

Geger di Kadipiro Solo! Seorang Wanita Tercebur Sumur Sedalam 10 Meter, Berhasil Dievakuasi Tim SAR Gabungan

Geger di Kadipiro Solo! Seorang Wanita Tercebur Sumur Sedalam 10 Meter, Berhasil Dievakuasi Tim SAR Gabungan

Pipit (32) tercebur sumur 10 meter di Kadipiro, Banjarsari. Berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan dalam kondisi selamat dan syok!

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer