Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hujan Deras Picu Longsor dan Banjir di Sragen, Empat Wilayah Terendam

Ahmad Khairudin
Penulis: Ahmad Khairudin❯

Hujan deras pada Kamis (4/12) memicu tanah longsor dan banjir di Kabupaten Sragen.
Hujan deras pada Kamis (4/12) memicu tanah longsor dan banjir di Kabupaten Sragen.


Advertisement

SRAGEN, SOLOBALAPAN.COM – Kabupaten Sragen kembali dihantam bencana hidrometeorologi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Kamis (4/12) sore.

Curah hujan tinggi sejak pukul 13.00 WIB memicu dua bencana sekaligus, yakni tanah longsor dan banjir, yang mengganggu aktivitas warga di sejumlah kecamatan.

Insiden ini menambah daftar panjang bencana hidrometeorologi yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia menjelang puncak musim hujan, seperti banjir bandang maupun longsor.

Longsor di Ngrampal

Dampak paling signifikan terjadi di Dukuh Wareg, Desa Ngarum, Kecamatan Ngrampal. Sebuah tebing tanah longsor dengan ukuran cukup besar.

Camat Ngrampal, Sudarsini, menyebut longsoran memiliki kedalaman sekitar 6 meter dan panjang material kurang lebih 11 meter.

“Kami bersama BPBD sudah memantau lokasi dan memasang tanda peringatan agar tidak membahayakan warga,” jelasnya.

Banjir Genangi Empat Titik

Selain longsor, banjir turut merendam pemukiman di beberapa wilayah, di antaranya:

  • Desa Kebonromo, Kecamatan Ngrampal

  • Kelurahan Plumbungan, Kecamatan Karangmalang

  • Kawasan dekat Makam Haji, Kelurahan Sragen Kulon, Kecamatan Sragen

  • Desa Pengkok, Kecamatan Kedawung

Baca Juga: Saling Serang, Inara Rusli Balik Laporkan Wardatina Mawa soal Tudingan Ilegal Akses CCTV, Istri Insanul Fahmi Dapat Rekaman dari Mana?

Advertisement

Camat Karangmalang, Dani Wahyu Setiawan, mengatakan pihaknya masih memonitor kondisi di wilayah rawan banjir tersebut. Sementara itu, Lurah Sragen Kulon, Prima Adi Surya, memastikan genangan air di wilayahnya sudah mulai surut.

BPBD Lakukan Asesmen

Kepala Pelaksana Harian BPBD Sragen, R. Triyono Putro, menyampaikan bahwa timnya masih melakukan asesmen komprehensif di seluruh titik terdampak.
“Setelah data lengkap, akan segera kami sampaikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Peringatan Kesiapsiagaan

Bencana yang terjadi di Sragen menjadi pengingat penting bagi pemerintah daerah dan masyarakat terkait tingginya risiko hidrometeorologi di musim penghujan. BNPB mencatat, sepanjang tahun ini banjir dan longsor mendominasi kejadian bencana di Indonesia, dipicu intensitas hujan ekstrem serta kondisi lingkungan yang rentan.

Penguatan sistem drainase, penataan ruang wilayah, serta edukasi mitigasi longsor menjadi langkah prioritas yang perlu diperkuat mengingat ancaman diperkirakan meningkat seiring perubahan iklim. (din/an)

Advertisement
Editor : Andi Aris Widiyanto
Sumber : solobalapan.com

Artikel Terkait

Kuningisasi Kantor Kecamatan Sragen Jadi Sorotan, Plt Camat Gesi: Murni Estetika

Kuningisasi Kantor Kecamatan Sragen Jadi Sorotan, Plt Camat Gesi: Murni Estetika

Sejumlah kantor kecamatan di Sragen mulai didominasi warna kuning. Plt Camat Gesi menyebut pengecatan demi estetika, sedangkan DPRD mengingatkan pentingnya sikap mengayomi.

Pesanan Ekspor Anjlok, PT CWII Sragen Tak Perpanjang Kontrak 800 Pekerja

Pesanan Ekspor Anjlok, PT CWII Sragen Tak Perpanjang Kontrak 800 Pekerja

PT CWII Sragen tidak memperpanjang kontrak sekitar 800 pekerja akibat dampak krisis geopolitik global dan penurunan pesanan ekspor. Perusahaan memastikan bukan PHK massal dan mantan pekerja akan diprioritaskan.

Sosok Suci Annisa Mawardi, Eks Staf BNPB & Puteri Indonesia Aceh 2024 yang Curi Perhatian Publik

Sosok Suci Annisa Mawardi, Eks Staf BNPB & Puteri Indonesia Aceh 2024 yang Curi Perhatian Publik

Sosok Suci Annisa Mawardi, Eks Staf BNPB & Puteri Indonesia Aceh 2024 yang Curi Perhatian Publik

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer