Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dishub Solo Beri Sinyal Dukungan Operasional Bajaj Maxride, Target Mulai 2026

Antonius Christian
Penulis: Antonius Christian❯

Manajemen Bajaj Maxride melakukan audiensi resmi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo Selasa (9/12/25)
Manajemen Bajaj Maxride melakukan audiensi resmi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo Selasa (9/12/25)


Advertisement

SOLO, SOLOBALAPAN.COM– Manajemen Bajaj Maxride melakukan audiensi resmi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo sebagai langkah awal rencana operasional layanan transportasi Bajaj di Kota Bengawan.

Dalam pertemuan tersebut, Maxride memaparkan dampak sosial, ekonomi, serta kontribusi transportasi yang selama ini telah terbukti di kota-kota operasional sebelumnya seperti Makassar, Medan, dan Yogyakarta.

General Manager Bajaj Maxride, Antonio Gratiano, menjelaskan bahwa kehadiran layanan serupa di berbagai daerah telah menyerap ribuan tenaga kerja lokal sebagai mitra pengemudi aplikasi.

“Banyak mitra kami yang memperoleh pendapatan stabil hingga ratusan ribu rupiah per hari. Dampaknya langsung terasa terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga,” terang Antonio.

Bantu Tekan Pengangguran di Solo

Melalui pola pemberdayaan tenaga kerja, Maxride menilai Solo memiliki potensi besar untuk membuka lapangan kerja baru, terutama bagi usia produktif dan pekerja informal. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Solo pada Agustus 2024 mencapai 4,61 persen atau sekitar 13.200 warga.

“Model ini bisa ikut menekan angka pengangguran sekaligus memperluas kesempatan kerja baru,” imbuh Antonio.

Perkuat Sistem Transportasi Perkotaan

Baca Juga: Klasemen Sepak Bola SEA Games 2025 Memanas! Timnas Indonesia U-22 di Ambang Kegagalan Lolos Usai Dikalahkan Filipina

Advertisement

Selain aspek ekonomi, Maxride menempatkan dirinya sebagai moda transportasi penghubung (feeder) yang mampu melayani perjalanan dari permukiman menuju terminal, shelter transportasi publik, hingga titik mobilitas strategis lainnya.

“Dengan tarif terjangkau dan armada yang bisa beroperasi dalam berbagai cuaca, Maxride bisa menjadi alternatif transportasi yang aman, nyaman, dan mudah diakses masyarakat,” katanya.

Seluruh armada diklaim menggunakan unit Bajaj RE generasi terbaru, berteknologi mesin 4 langkah DTSI (Double Twin Spark Injection). Kabin dibuat lebih luas, dilengkapi ruang penyimpanan, serta amenitas seperti MP3 Player dan Radio untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan.

“Kami tidak hanya membuka layanan, tetapi ingin menjadi mitra transportasi yang bertanggung jawab dan memberi kontribusi nyata bagi perkembangan Kota Solo,” tegas Antonio.

Baca Juga: DPRD Sragen Kecam Lambannya Pemkab: Petani Butuh Solusi Nyata, Bukan Sekadar “Ngeyem-Ngeyem”

Dishub Solo Beri Lampu Hijau

Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo, Taufiq Muhammad, menyatakan dukungan terhadap rencana ekspansi tersebut.

“Kami menyambut baik investasi yang masuk ke Solo, termasuk Bajaj Maxride. Prinsipnya, mereka dapat beroperasi selama mematuhi seluruh aturan dan regulasi yang berlaku,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan dan Perparkiran Dishub Solo, Yulianto Nugroho, menegaskan Dishub siap membantu membangun komunikasi Maxride dengan ekosistem transportasi lain di Solo—termasuk penyedia transportasi online dan komunitas pengemudi becak listrik.

Audiensi ditutup dengan pembahasan peluang kerja sama strategis antara Maxride dan Dishub pada 2026. Harapannya, kemitraan itu dapat mendukung program Dishub sekaligus memperkuat peran Maxride sebagai mitra mobilitas yang memberi dampak positif bagi masyarakat. (atn/an)

Advertisement
Editor : Andi Aris Widiyanto
Sumber : solobalapan.com

Artikel Terkait

5 Transportasi Indonesia yang Kini Tinggal Kenangan, Ada Bajaj Oranye hingga Oplet

5 Transportasi Indonesia yang Kini Tinggal Kenangan, Ada Bajaj Oranye hingga Oplet

Lima transportasi ikonik Indonesia seperti bajaj oranye, bemo, helicak, lori wagon, dan oplet kini tinggal kenangan. Perkembangan zaman serta kebijakan peremajaan kota perlahan menggeser eksistensi kendaraan ini.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer