SOLOBALAPAN.COM, RATCHABURI – Langkah Persib Bandung di pentas Asia menemui jalan terjal yang curam.
Skuad Maung Bandung harus menelan pil pahit usai dihajar tuan rumah Ratchaburi FC dengan skor telak 0-3 pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League (ACL) II, Rabu (11/2/2026) malam WIB.
Kekalahan di Stadion Ratchaburi, Na Muang, Thailand ini membuat peluang Persib untuk melaju ke perempat final menipis.
Gawang Persib menjadi bulan-bulanan lewat dua gol Pedro Tana dan satu gol tambahan dari Gabriel Mutombo.
Menanggapi hasil mengecewakan ini, Pelatih Persib, Bojan Hodak, secara terbuka membeberkan sejumlah faktor teknis dan non-teknis yang menjadi penyebab timnya tampil di bawah performa terbaik.
Biang Kerok Kekalahan: Telat Panas hingga Cuaca
Bojan Hodak menyoroti mentalitas pemain di awal laga sebagai masalah utama.
Skuad Pangeran Biru dinilai tidak siap sejak peluit kick-off dibunyikan, sehingga konsentrasi buyar setelah kecolongan gol cepat.
Berikut adalah rincian faktor penyebab kekalahan Persib menurut evaluasi Bojan Hodak:
-
Kebobolan Dini: Mental tim runtuh setelah kebobolan dalam 10 menit pertama pertandingan.
-
Hilang Kendali Lini Tengah: Pada babak kedua, koordinasi lini tengah yang dikomandoi Thom Haye mulai goyah dan gagal memenangkan perebutan bola kedua (second balls).
-
Antisipasi Buruk: Para pemain kurang waspada terhadap skema serangan balik cepat (counter attack) dari lawan.
-
Faktor Cuaca: Suhu panas di Thailand menguras fisik dan energi pemain lebih cepat, menyebabkan penurunan performa di paruh kedua.
"Kami tidak memulai laga dengan baik. Kami kehilangan kendali di lini tengah," aku pelatih berkebangsaan Kroasia tersebut, sebagaimana dikutip dari laman resmi klub, Kamis (12/2/2026).
Misi Berat di Leg Kedua
Hasil 0-3 ini memaksa Persib memikul beban berat pada leg kedua yang akan digelar pekan depan di Bandung.
Untuk bisa lolos otomatis ke babak selanjutnya, Marc Klok dkk wajib menang dengan selisih minimal empat gol.
Menyadari misi sulit ini, Bojan Hodak langsung melayangkan permintaan kepada para suporter setia, Bobotoh.
Ia berharap atmosfer stadion di Bandung bisa menjadi pembeda dan memberikan teror mental bagi lawan.
"Sekarang kami perlu fokus selama tujuh hari ke depan. Saya berharap stadion akan tetap penuh seperti biasanya karena tidak mudah bermain di sana (Bandung) dan pastinya performa kami harus lebih baik," tegas Bojan. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo