Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Siapa Pengganti Sumardji? Mundur dari Manajer Timnas Usai Garuda Muda Hancur Lebur di SEA Games 2025, Fokus Benahi BTN

Didi Agung Eko Purnomo • Kamis, 18 Desember 2025 | 01:32 WIB
Ketua BTN PSSI, Sumardji.
Ketua BTN PSSI, Sumardji.

SOLOBALAPAN.COM - Buntut panjang dari kegagalan total Timnas Indonesia U-22 di ajang SEA Games 2025 Thailand akhirnya memakan korban di jajaran manajemen.

Sumardji secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Manajer Timnas Indonesia (baik senior maupun kelompok umur).

Keputusan berat ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral setelah skuad Garuda Muda tampil mengecewakan dan gagal lolos dari fase grup.

Sumardji pun menyerahkan mandat pencarian penggantinya langsung kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

Baca Juga: Kenapa Sumardji Mundur dari Manajer Timnas Indonesia? Akui Ada Masalah Besar Usai Gagal Total di SEA Games

Tragedi SEA Games: Tersingkir Menyakitkan

Langkah Ivar Jenner dan kawan-kawan di SEA Games 2025 harus terhenti secara tragis di babak penyisihan Grup C.

Kegagalan ini sangat memukul, mengingat Indonesia sebelumnya menargetkan setidaknya medali perak atau mempertahankan emas.

Minta Maaf dan Cari Sosok yang 'Paling Ikhlas'

Dalam pernyataan resminya di Menara Mandiri, Jakarta, Selasa (16/12/2025), Sumardji menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada seluruh pecinta sepak bola Tanah Air.

"Sekali lagi saya minta maaf sebesar-besarnya, dan saya akan berusaha di Badan Tim Nasional untuk bisa lebih baik lagi memperbaiki situasi yang ada sekarang ini," ucapnya.

Ia meminta Erick Thohir untuk mencari figur manajer baru yang lebih kompeten.

"Saya serahkan tugas dan tanggung jawab... agar dicarikan sosok paling tepat, paling ikhlas, paling bertanggung jawab. Terbaik lah," tegas Sumardji.

Fokus Total di BTN: Evaluasi Tahun Kelabu

Meskipun mundur dari kursi manajer yang melekat langsung dengan tim di lapangan, Sumardji tidak meninggalkan PSSI.

Ia memilih untuk fokus penuh membenahi sistem melalui jabatannya sebagai Ketua Badan Tim Nasional (BTN).

Ia mengakui tahun 2025 adalah tahun yang suram bagi sepak bola nasional, berbeda jauh dengan kejayaan di tahun 2024.

"Saya ingin betul-betul fokus mengurangi intensitas melekat di tim, tapi saya harus berpikir bagaimana timnas ke depan lebih baik, jadi fokus di BTN," pungkasnya. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#manajer Timnas #sumardji #Garuda Muda #SEA Games 2025