Kenapa Yance Sayuri dan Marc Klok Viral? Sempat Mau Pukul Kapten Persib, Kini Unggah Permintaan Maaf
Didi Agung Eko Purnomo• Senin, 15 Desember 2025 | 04:36 WIB
Tangkapan layar saat Yance Sayuri ingin memukul Marc Klok dalam duel Malut United vs Persib Bandung.
SOLOBALAPAN.COM – Laga sengit antara Malut United FC kontra Persib Bandung di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Minggu (14/12), menyisakan drama panas yang viral di media sosial.
Bukan hanya soal skor akhir, sorotan tajam warganet tertuju pada aksi tak terpuji penggawa Timnas Indonesia, Yance Sayuri.
Saudara kembar Yakob Sayuri ini tertangkap kamera menunjukkan gestur emosional hendak memukul kapten Persib, Marc Klok.
Kronologi: Tabrakan Berujung Emosi
Insiden bermula saat kedua pemain terlibat duel perebutan bola yang intens.
Marc Klok terlihat tak sengaja menabrak kaki dan badan Yance Sayuri dalam sebuah momen krusial.
Tak terima dengan benturan tersebut, Yance bereaksi reaktif.
Ia terlihat mengepalkan tangan dan mengangkatnya seolah-olah hendak melayangkan pukulan ("menumbuk") ke arah Klok.
Momen inilah yang kemudian dipotong dan disebarkan luas oleh akun-akun pengamat sepak bola hingga menjadi viral.
'Dirujak' Netizen: Mau Jadi Petinju?
Aksi temperamental Yance langsung memancing amarah Bobotoh dan penikmat sepak bola nasional.
Akun Instagram pribadinya seketika "digeruduk" komentar pedas yang menyayangkan sikapnya sebagai pemain berlabel Timnas.
"Main keras boleh kakak, tapi jangan emosian," tulis salah satu warganet. "Petinju kah? Mau jadi pemain boxing?" sindir netizen lainnya.
Sportivitas: DM Minta Maaf dan Balasan Berkelas Klok
Sadar tindakannya berlebihan dan menimbulkan kegaduhan, Yance Sayuri berjiwa besar untuk mengakui kesalahannya.
Ia langsung mengirimkan pesan pribadi (Direct Message/DM) kepada Marc Klok untuk meminta maaf. Percakapan itu pun diunggahnya ke Instastory.
"Capt saya pribadi minta maaf buat insiden yang terjadi di lapangan tadi ya. Sekali lagi saya pribadi minta maaf ya," tulis Yance dengan penuh penyesalan.
Marc Klok pun menunjukkan kelasnya sebagai kapten senior.
Tanpa menyimpan dendam, ia menerima permintaan maaf tersebut dengan lapang dada, bahkan memberikan ucapan selamat atas kemenangan Malut United.
"Jangan khawatir bro. Selamat untuk kemenangannya," balas Klok bijak.
Interaksi damai ini akhirnya meredakan ketegangan di antara suporter kedua tim, membuktikan bahwa rivalitas hanya terjadi selama 90 menit di atas lapangan. (did)