Mathew Baker Kembali Dirayu Australia Manfaatkan Aturan FIFA, John Herdman Tak Tinggal Diam
Mathew Baker.SOLOBALAPAN, MELBOURNE — Kabar mengejutkan kembali datang dari peta persaingan sepak bola internasional per Selasa (3/11/2026).
Pemain serbabisa milik Melbourne City, Mathew Baker, dilaporkan kembali menjadi target rayuan Federasi Sepak Bola Australia (Football Australia) agar mau membelot dan membela negara tanah kelahirannya, Socceroos.
Padahal, pemain berusia 17 tahun tersebut sudah mencatatkan 1 caps resmi bersama Timnas Indonesia senior.
Dirayu Lewat Skema One-Time Switch FIFA
Laporan terkait manuver Australia ini pertama kali dihembuskan oleh akun pengamat sepak bola Australia @AustraliaFut di media sosial X.
Meski Baker sudah pernah memperkuat Timnas Indonesia senior, aturan Regulasi Kelayakan Pemain FIFA (FIFA Change of Association) memang masih memungkinkan seorang pemain muda berpindah asosiasi.
Baca Juga: Penerus Thom Haye di Timnas Indonesia Ditemukan, John Herman Pantau Bakat Feike Muller Latupeirissa
Syaratnya, sang pemain mengajukan mekanisme "One-Time Switch" (perpindahan asosiasi sekali seumur hidup), dengan catatan saat debut seniornya ia belum mencapai usia tertentu atau laga yang dilakoni memenuhi kualifikasi aturan FIFA.
Skema perpindahan ini persis seperti yang dialami oleh Noha Pohan Simangunson, eks gelandang Timnas U-17 Indonesia berdarah Finlandia.
Per 30 September 2026 lalu, FIFA resmi mengesahkan perpindahan asosiasi Noha dari PSSI ke Federasi Sepak Bola Finlandia (Suomen Palloliitto), yang membuat Noha tak lagi bisa kembali berseragam Garuda di masa depan.
Mathew Baker Setia: "Tetap Teguh Membela Negara Ibunya"
Beruntung bagi publik sepak bola Tanah Air, Mathew Baker menunjukkan komitmen dan nasionalisme yang sangat luar biasa.
Menurut laporan sumber yang sama, pemain kelahiran Melbourne tersebut secara tegas menolak godaan dari Australia dan memilih setia bersama Timnas Indonesia.



