Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Suporter Persis Solo Kritik Tajam Coach Milo Soal Rapor Merah, Sang Pelatih Membela Diri: Tim Butuh Adaptasi!

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Selasa, 24 Februari 2026 | 16:51 WIB

Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija.
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija.

SOLOBALAPAN.COM, SOLO – Kursi kepelatihan Milomir Seslija di Persis Solo kian memanas.

Hasil imbang 1-1 kontra PSBS Biak di Stadion Manahan pada Sabtu (21/2/2026) lalu memperpanjang tren negatif Laskar Sambernyawa di putaran kedua BRI Super League musim ini.

Rentetan hasil kurang memuaskan ini tak pelak membuat posisi Persis Solo rawan terjerembap di papan bawah, sekaligus memantik desakan kuat dari suporter agar pelatih yang akrab disapa Coach Milo itu segera angkat kaki.

Rapor Merah di Periode Kedua

Sorotan tajam terhadap kinerja Milo sangat beralasan jika melihat catatan statistiknya sejak kembali menukangi Persis pada 16 Desember 2025.

Dari total sembilan laga di periode keduanya ini, Laskar Sambernyawa tampil melempem.

Persis hanya mampu membukukan 1 kali menang, 3 kali imbang, dan 5 kali menelan kekalahan.

Baca Juga: Harga Mati! Milomir Seslija Wajib Sapu Bersih 6 Poin Lawan Persik dan Persijap atau Out dari Persis Solo?

Rata-rata poin per pertandingan pun anjlok drastis di angka 0,67, sebuah catatan yang sangat riskan bagi tim yang tengah berjuang menjauh dari jurang degradasi.

Masalah krisis identitas permainan juga terlihat dari minimnya produktivitas gol.

Rata-rata Persis hanya mencetak 1 gol per pertandingan, namun lini belakang mereka sangat keropos dengan tingkat kebobolan rata-rata 1,89 gol per laga.

Ketidakstabilan ini semakin nyata dengan kebijakan rotasi besar-besaran yang dilakukan sang arsitek.

Tercatat, Milo sudah membongkar pasang dan menurunkan hingga 37 pemain hanya dalam sembilan pertandingan, sebuah indikasi kuat bahwa racikan skuad utamanya belum juga ditemukan.

Jauh Berbeda dengan Era Pertama

Statistik kelam saat ini berbanding terbalik dengan bulan madu Milo di periode pertamanya melatih Persis Solo (9 Januari – 8 Oktober 2024).

Kala itu, dari 23 pertandingan, ia sanggup mempersembahkan 11 kemenangan, 2 imbang, dan 10 kekalahan dengan rata-rata 1,52 poin per pertandingan.

Permainan tim dinilai jauh lebih terorganisasi dengan menggunakan 34 pemain, serta memiliki keseimbangan gol yang baik (mencetak rata-rata 1,30 gol dan kebobolan 1,22 gol per laga).

Rapor manis di masa lalu itulah yang sempat membuat manajemen menaruh asa dan kembali memanggilnya pulang.

Namun, ekspektasi tersebut tampaknya masih jauh panggang dari api.

Pembelaan Coach Milo Hadapi Kritik

Gagal mempersembahkan kemenangan di laga kandang terakhir membuat sebagian suporter tak bisa lagi menyembunyikan kekecewaan mereka.

Seruan agar Milo mundur dari jabatannya mulai santer terdengar di tribun Stadion Manahan.

Meski dihantam kritik tajam, Milo tetap bersikukuh bahwa performa anak asuhnya di atas lapangan tidak seburuk hasil akhir di papan skor.

Ia menilai dominasi permainan adalah bukti bahwa Persis sedang melangkah ke arah yang benar.

"Ini bisa dijawab dengan mudah kalau kita melihat pertandingan, secara taktik kita tampil lebih superior," bela pelatih berpaspor Bosnia tersebut.

Menurutnya, akar masalah saat ini hanyalah proses adaptasi dari banyaknya pemain baru yang belum sepenuhnya menyatu.

"Kita banyak memiliki pemain baru dan kita sedang membangun tim supaya jadi lebih bagus. Sebagai contoh, kemarin ada striker yang baru datang 4 hari lalu dan kita memerlukan 4 minggu untuk tim bisa beradaptasi," terangnya.

"Untuk tim yang baru terbentuk dan sudah tampil mendominasi sudah cukup bagus. Memang kita harusnya bisa mencetak gol lebih banyak lagi dan saya minta untuk bertanya lebih objektif lagi," pungkas Milo menutup pembelaannya. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#pelatih #milomir seslija #adaptasi #suporter persis solo #persis solo #rapor merah