SOLOBALAPAN.COM, SOLO – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H pada tahun 2026 ini, umat Islam di seluruh dunia mulai mempersiapkan diri, tidak hanya secara fisik tetapi juga spiritual.
Salah satu bentuk persiapan batin yang dianjurkan adalah memanjatkan doa menyambut Ramadhan serta memahami kembali lafal niat puasa agar ibadah berjalan lancar dan diterima oleh Allah SWT.
Doa menyambut Ramadhan bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud rasa syukur dan permohonan agar diberi umur panjang serta kesehatan untuk bisa beribadah maksimal di bulan penuh berkah ini.
Doa Menyambut Ramadhan
Terdapat doa yang dianjurkan oleh para ulama, salah satunya diriwayatkan oleh Imam Abul Qasim Sulaiman bin Ahmad ath-Thabrani.
Baca Juga: Bulan Ramadhan Tiba! Ini 5 Cara Menanamkan Cinta Alquran pada Anak
Doa ini diajarkan untuk dibaca saat bulan Ramadhan tiba agar umat Muslim diberi keselamatan dan ibadahnya diterima.
Berikut lafal doa menyambut Ramadhan:
Allahumma salimnî min ramadlâna wa sallim ramadlâna lî wa tasallamhu minnî mutaqabbalan.
Artinya: "Ya Allah, sampaikan aku (dengan selamat menuju bulan) Ramadhan. Sampaikanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah (amal-amal)ku (di bulan) Ramadhan."
Niat Puasa Ramadhan
Selain doa menyambut bulan suci, hal krusial yang tidak boleh terlewat adalah niat puasa.
Dalam mazhab Syafi'i, niat puasa wajib dilakukan pada malam hari (tabyin), yakni sejak terbenamnya matahari hingga sebelum terbit fajar.
Berikut adalah bacaan niat puasa Ramadhan yang umum dilafalkan:
Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāna hādzihis sanati lillāhi ta‘ālā.
Artinya: "Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta’ala."
Niat ini menjadi rukun yang menentukan sah atau tidaknya puasa seseorang.
Dengan memahami dan menghafalkan doa serta niat ini, diharapkan umat Muslim dapat menjalani ibadah Ramadhan 2026 dengan lebih khusyuk dan penuh keberkahan. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo