Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini 8 Dia Tips Menjaga Berat Badan Tetap Ideal Selama Puasa di Bulan Ramadan

Damianus Bram
Penulis: Damianus Bram❯

 

Ilustrasi puasa.
Ilustrasi puasa.

SOLOBALAPAN.COM – Bulan Ramadan sering kali membawa perubahan drastis pada gaya hidup, mulai dari pola makan hingga jam tidur.


Advertisement

Banyak yang mengira berpuasa otomatis menurunkan berat badan, namun riset menunjukkan bahwa tanpa kontrol yang tepat, seseorang justru berisiko mengalami kenaikan berat badan akibat pola makan "balas dendam" saat berbuka.

Berikut adalah 8 tips praktis menjaga berat badan sehat selama Ramadan berdasarkan data medis dari Pubmed dan MDPI Journal:

1. Sahur Berkualitas, Jangan Dilewatkan

Advertisement

Makan sahur berfungsi menstabilkan gula darah. Melewatkan sahur justru memicu rasa lapar ekstrem yang menyebabkan Anda makan berlebihan saat berbuka. Pilihlah menu yang memberi energi berkelanjutan.

2. Karbohidrat Kompleks saat Berbuka

Mulailah berbuka dengan kurma dan air putih, diikuti karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau gandum.

Advertisement

Ini mencegah lonjakan gula darah yang mendadak naik lalu turun drastis (yang sering memicu rasa lemas dan ingin makan lagi).

3. Kontrol Porsi: Makan Perlahan

Tubuh membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk mengirim sinyal kenyang ke otak.

Makanlah secara perlahan dan hindari mengambil porsi besar sekaligus untuk mencegah asupan kalori berlebih.

4. Prioritas Serat dan Protein

Protein (seperti dada ayam, ikan, atau telur) membantu menjaga massa otot dan metabolisme.

Sementara serat (sayur dan buah) membuat rasa kenyang bertahan lebih lama sehingga Anda tidak mudah tergiur camilan tengah malam.

5. Batasi "Takjil" Tinggi Gula

Minuman manis dan gorengan memang menggoda, namun konsumsi gula berlebih saat perut kosong memicu penumpukan lemak lebih cepat.

Ganti minuman manis dengan jus buah murni tanpa gula atau air mineral.

6. Tetap Bergerak (Aktivitas Fisik Ringan)

Puasa bukan alasan untuk sedentary (malas gerak). Lakukan jalan cepat atau peregangan ringan 30 menit sebelum berbuka atau setelah salat Tarawih untuk menjaga metabolisme tetap aktif membakar kalori.

7. Atur Jam Tidur, Hindari Begadang

Kurang tidur mengganggu hormon ghrelin (pemicu lapar) dan leptin (pemicu kenyang). Tidur yang cukup sangat krusial agar nafsu makan Anda tetap terkendali di siang hari.

8. Hidrasi Strategis

Gunakan rumus 2-4-2: 2 gelas saat berbuka, 4 gelas di malam hari (dicicil), dan 2 gelas saat sahur.

Tubuh yang terhidrasi dengan baik mampu mengatur pembakaran kalori secara lebih efisien.

Ramadan adalah momen terbaik untuk mendetoksifikasi tubuh. Dengan mengikuti pola makan yang teratur dan tidak berlebihan, Anda tidak hanya mendapatkan pahala, tapi juga tubuh yang lebih sehat dan berat badan yang lebih ideal saat Idul Fitri nanti. (dam)

Advertisement

Artikel Terkait

Bukan Cuma Jago Ngobrol, Ini 7 Kemampuan yang Harus Dimiliki Host Podcast

Bukan Cuma Jago Ngobrol, Ini 7 Kemampuan yang Harus Dimiliki Host Podcast

Menjadi host podcast bukan sekadar jago berbicara. Simak tujuh kemampuan penting, mulai dari riset hingga etika bertanya, agar percakapan lebih menarik dan nyaman bagi narasumber.

Belajar dari Winnie the Pooh, Begini Cara Menyimpan Madu agar Awet

Belajar dari Winnie the Pooh, Begini Cara Menyimpan Madu agar Awet

Winnie the Pooh dikenal gemar menikmati madu. Agar kualitas madu di rumah tetap terjaga, simpan dalam wadah tertutup rapat, gunakan sendok kering, dan hindari paparan panas berlebihan.

Kenapa Parfum Cepat Hilang? Ini Faktor yang Memengaruhi Ketahanan Aroma

Kenapa Parfum Cepat Hilang? Ini Faktor yang Memengaruhi Ketahanan Aroma

Parfum cepat hilang ternyata dipengaruhi oleh kondisi kulit, jenis aroma, cara pemakaian, dan lingkungan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer