
SOLOBALAPAN.COM-Siapa sangka, sayuran oyong yang biasa diolah menjadi sayur bening ternyata memiliki kegunaan lain yang cukup unik. Setelah dikeringkan, oyong dapat berubah menjadi alat scrub mandi alami yang membantu membersihkan permukaan kulit.
Bentuknya yang berserat dan bertekstur kasar membuat sayuran ini memiliki nilai guna lebih dari sekadar bahan makanan. Oyong atau dikenal juga dengan nama gambas merupakan tanaman yang termasuk dalam keluarga labu-labuan (Cucurbitaceae).
Ketika masih muda, buah oyong memiliki tekstur lembut dan sering dimanfaatkan sebagai bahan masakan. Namun, ketika buah dibiarkan hingga tua dan mengering, bagian dalamnya akan membentuk jaringan serat alami yang menyerupai spons. Serat inilah yang kemudian dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan spons mandi alami atau yang dikenal dengan sebutan loofah.
Baca Juga: Jangan Asal Bersih! Ini Cara Mandi yang Tepat Agar Mikrobioma Kulit Tetap Sehat
Proses pembuatan scrub mandi dari oyong terbilang sederhana. Buah oyong yang sudah tua dibiarkan mengering hingga kulit luarnya berubah kecokelatan dan bagian dalamnya menjadi kering. Setelah itu, kulit dan bijinya dibuang sehingga tersisa jaringan serat yang membentuk spons alami.
Serat tersebut kemudian dibersihkan, dicuci, dikeringkan kembali, lalu dipotong sesuai ukuran yang diinginkan. Ada yang membentuknya menjadi spons genggam, bantalan scrub, hingga menggunakannya sebagai bahan aksesori perlengkapan mandi.
Oyong kering dapat digunakan sebagai alat eksfoliasi atau pengangkatan sel kulit mati pada permukaan kulit. Caranya cukup membasahi spons dengan air, memberikan sabun mandi, kemudian menggosokkannya secara perlahan pada tubuh.
Tekstur serat alaminya membantu mengangkat kotoran dan sel kulit mati yang menempel di permukaan kulit. Penggunaannya sebaiknya dilakukan dengan tekanan ringan, bukan digosok terlalu keras, agar tidak menyebabkan iritasi atau luka kecil.
Salah satu daya tarik oyong kering adalah sifatnya yang berasal dari bahan nabati. Berbeda dengan sejumlah spons mandi sintetis berbahan plastik, loofah alami dapat terurai secara biologis apabila dibuang dalam kondisi yang sesuai.
Selain itu, pemanfaatan oyong kering juga menjadi contoh kreativitas dalam mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah. Tanaman yang awalnya dikenal sebagai bahan pangan ternyata dapat dimanfaatkan hingga bagian buahnya yang sudah tua.
Meskipun berasal dari bahan alami, spons oyong tetap perlu dirawat. Setelah digunakan, bilas hingga bersih, peras perlahan, kemudian gantungkan di tempat yang kering dan memiliki sirkulasi udara baik. Jangan menyimpannya dalam keadaan basah karena kelembapan dapat memicu pertumbuhan mikroorganisme.



