Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pernah Merasa Tidak Punya Waktu? Bisa Jadi Kamu Mengalami Time Blindness

Adi Pras
Penulis: Adi Pras❯
Ilustrasi time blindness yang membuat seseorang sulit menyadari berlalunya waktu. (AI Generated)
Ilustrasi time blindness yang membuat seseorang sulit menyadari berlalunya waktu. (AI Generated)

Advertisement

SOLOBALAPAN.COM – Pernah berniat membuka ponsel sebentar sebelum tidur? Awalnya cuma ingin membalas pesan atau melihat satu video.

Namun, ketika melihat jam lagi, ternyata sudah hampir satu jam berlalu.

Hal serupa bisa terjadi saat bersiap pergi. Merasa masih punya banyak waktu, kita sempat mandi, memilih pakaian, sarapan, atau mencari barang yang lupa ditaruh di mana. Tiba-tiba waktu berangkat sudah dekat.

Advertisement

Pengalaman seperti itu sering disebut time blindness. Istilah ini menggambarkan keadaan ketika seseorang sulit menyadari waktu yang sedang berjalan atau memperkirakan berapa lama sebuah kegiatan akan berlangsung. Time blindness sendiri bukan diagnosis medis.

Ketika Waktu Terasa Berjalan Berbeda

Advertisement

Seseorang yang mengalami time blindness sebenarnya tetap tahu cara membaca jam. Ia juga tahu ada jadwal yang harus dipenuhi.

Yang sering meleset justru perkiraannya. Waktu 30 menit bisa terasa cukup panjang untuk menyelesaikan beberapa hal sekaligus, padahal kenyataannya tidak.

Misalnya, harus keluar rumah pukul 07.00. Pukul 06.30 masih terasa aman untuk mandi dan sarapan.

Belum lagi kalau harus memilih pakaian atau mencari kunci yang terselip. Tanpa terasa, waktu yang tersedia sudah habis.

Hal yang sama bisa terjadi saat mengerjakan tugas. Pekerjaan yang diperkirakan selesai dalam 30 menit ternyata baru beres setelah satu jam.

Advertisement

Artikel Terkait

Y2K Vibes Kembali Tren, Gen Z Hidupkan Kembali Gaya Fashion Era 2000-an

Y2K Vibes Kembali Tren, Gen Z Hidupkan Kembali Gaya Fashion Era 2000-an

Outfit Y2K banyak di gemari oleh kalangan GenZ

Bukan Lagi Minuman Orang Tua, Jamu Kini Jadi Gaya Hidup Baru Gen Z

Bukan Lagi Minuman Orang Tua, Jamu Kini Jadi Gaya Hidup Baru Gen Z

Fenomena gen Z yang kini mulai menyukai jamu karena khasiatnya. Namun, jamu yang diminum biasanya disajikan dengan racikan kekinian.

Berawal dari FYP Lanjut ke Kasir, Tren Voucher Makan TikTok Jadi Gaya Hidup Baru Anak Muda

Berawal dari FYP Lanjut ke Kasir, Tren Voucher Makan TikTok Jadi Gaya Hidup Baru Anak Muda

Tren voucher makan di TikTok ubah cara jajan Gen Z jadi lebih praktis dan hemat. Cukup scan barcode dari video rekomendasi, alur instan ini picu belanja impulsif sekaligus dongkrak omzet UMKM kuliner lokal secara masif.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer