Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sering Dianggap Gengsi, Benarkah Pengguna iPhone agar Terlihat Lebih Berkelas?

t
Penulis: tim solobalapan❯
Penggunaan iPhone kerap dikaitkan dengan gengsi dan gaya hidup.(Pinterest)
Penggunaan iPhone kerap dikaitkan dengan gengsi dan gaya hidup.(Pinterest)

Advertisement

SOLOBALAPAN.COM - Smartphone kini sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Tidak hanya digunakan untuk berkomunikasi, ponsel juga digunakan untuk bekerja, belajar, mencari hiburan, hingga membuat konten. Karena itu, pilihan merek smartphone terkadang menjadi perhatian dan memunculkan penilaian tertentu dari orang lain.

Salah satu merek yang cukup sering mendapat anggapan tersebut adalah iPhone. Ketika melihat seseorang menggunakan produk Apple, tidak jarang muncul anggapan bahwa orang tersebut ingin terlihat lebih berkelas atau memiliki gengsi tertentu. Padahal, alasan seseorang memilih sebuah smartphone tentu tidak selalu sama.

Advertisement

Penelitian Fictor Ampuan Sahala Situmeang dari Universitas Diponegoro pada 2023 terhadap 100 pengguna iPhone di Kota Semarang menemukan bahwa citra merek dan kualitas produk menjadi beberapa faktor yang memengaruhi keputusan pembelian. Artinya, memilih iPhone tidak selalu hanya soal fungsi atau spesifikasi, tetapi juga bisa dipengaruhi oleh bagaimana konsumen memandang merek tersebut.

Sebuah merek memang bisa memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar produknya. Smartphone yang digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari juga dapat menjadi bagian dari cara seseorang menunjukkan gaya dan identitas dirinya.

Bagi sebagian orang, iPhone dianggap memiliki kesan premium dan prestisius. Penggunaan merek tersebut kemudian kerap dikaitkan dengan gaya hidup, tren, bahkan status sosial. Apalagi, smartphone kini mudah terlihat dalam kehidupan sehari-hari maupun di media sosial.

Advertisement

Dari sinilah anggapan bahwa pengguna iPhone identik dengan gengsi bisa muncul. Ketika seseorang menggunakan perangkat yang dianggap mahal dan memiliki citra tertentu, orang lain dapat memberikan penilaian berdasarkan merek yang terlihat, meskipun belum tentu mengetahui alasan sebenarnya di balik pilihan tersebut.

Di sisi lain, tidak semua pengguna iPhone memilih perangkat tersebut untuk menunjukkan gengsi. Ada yang mempertimbangkan kebutuhan pekerjaan, kualitas kamera, sistem operasi, keamanan, atau sekadar merasa nyaman dengan perangkat yang digunakan.

Perbedaan antara alasan seseorang membeli dan cara orang lain memandang pilihannya menjadi bagian yang menarik. Seseorang mungkin melihat iPhone sebagai perangkat untuk menunjang aktivitas, sementara orang lain melihatnya sebagai simbol gaya hidup.

Media sosial turut membuat citra tersebut semakin mudah terlihat. Saat seseorang mengambil foto, merekam video, atau membuat konten, perangkat yang digunakan terkadang ikut muncul dan menjadi bagian dari gambaran dirinya di ruang digital.

Pada akhirnya, anggapan bahwa pengguna iPhone identik dengan gengsi tidak bisa berlaku untuk semua orang. Pandangan tersebut lebih menunjukkan bahwa sebuah merek dapat memiliki citra tertentu yang kemudian memengaruhi cara masyarakat melihat penggunanya.

Advertisement
Editor : Kabun Triyatno
Sumber : Berbagai Sumber

Artikel Terkait

Ketika Dunia Berpindah ke Layar: Generasi Digital dan Ancaman Kecanduan Smartphone

Ketika Dunia Berpindah ke Layar: Generasi Digital dan Ancaman Kecanduan Smartphone

Fenomena smartphone addiction ketika dunia digital mengancam dunia realita.

Lace Jeans, Tren Fashion yang Memadukan Denim Kasual dengan Sentuhan Feminin

Lace Jeans, Tren Fashion yang Memadukan Denim Kasual dengan Sentuhan Feminin

Lace jeans merupakan model celana berbahan denim yang dihiasi aksen renda pada bagian tertentu. Detail tersebut dapat ditemukan di bagian pinggang, sisi kaki, ujung celana, saku, dan sebagai lapisan di atas denim.

Beda Generasi, Beda Gaya! Begini Cara Gen Z Mengubah Tren Pernikahan Zaman Sekarang

Beda Generasi, Beda Gaya! Begini Cara Gen Z Mengubah Tren Pernikahan Zaman Sekarang

Tren pernikahan Gen Z kini semakin beragam, dengan konsep yang lebih personal sesuai keinginan pasangan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer