
SOLOBALAPAN.COM - Minggu belum benar-benar selesai, tetapi pikiran sudah sampai di Senin. Besok harus bangun pagi.
Ada kelas yang harus diikuti, pekerjaan yang menunggu, tugas yang belum selesai, atau rapat yang sudah masuk jadwal.
Sisa akhir pekan yang tadinya ingin dinikmati perlahan berubah menjadi waktu untuk memikirkan apa saja yang harus dilakukan esok hari.
Rasa tidak tenang menjelang kembalinya rutinitas ini punya sebutan: Sunday Scaries. Istilah tersebut menggambarkan kecemasan atau kekhawatiran yang muncul ketika akhir pekan hampir selesai dan seseorang mulai membayangkan kesibukan pada hari-hari berikutnya.
Bagi mahasiswa, perasaan itu bisa muncul dari hal yang sebenarnya sederhana. Minggu malam membuka laptop hanya untuk mengecek jadwal kuliah, lalu baru teringat ada tugas yang belum dikerjakan.
Dari situ, pikiran bisa melebar ke presentasi, jadwal kuliah pagi, sampai alarm yang harus dipasang sebelum tidur.
Pekerja muda pun bisa mengalami hal serupa. Sudah selesai makan malam dan ingin menikmati sisa waktu, tetapi tiba-tiba teringat pekerjaan yang belum beres atau rapat yang harus dihadapi besok.
Tidak ada masalah baru yang sedang terjadi malam itu. Hanya saja, kepala sudah lebih dulu sibuk menghadapi hari esok.
Bukan Sekadar Tidak Suka Hari Senin
Merasa malas kembali kuliah atau bekerja setelah akhir pekan tentu bukan hal yang aneh. Kadang seseorang memang hanya ingin punya waktu libur sedikit lebih lama.




