SOLOBALAPAN.COM - Penyakit pada bayi memang berhasil untuk membuat bunda khawatir serta pusing. Apalagi jika muncul penyakit kulit yang tidak bisa sembuh dalam 1-2 hari saja.
Bunda pasti pernah mengalami si kecil memiliki merah-merah di pipi. Hal itu tentunya membuat anak rewel karena biasanya muncul rasa gatal serta panas.
Namun apakah gejala ini merupakan penyakit kulit yang serius? yuk kita kupas bersama.
Merah pada pipi biasanya disebabkan oleh kotornya lingkungan sekitar atau seringnya bayi berkontak langsung dengan orang banyak.
Hal itu dapat menimbulkan iritasi pada kulit bayi, pasalnya kulit bayi masih tipis dan sensitif, sehingga rentan terkontaminasi dengan zat atau benda tertentu.
Dilansir dari alodokter.com, kemunculan bintik merah pada pipi bayi bisa disebabkan oleh berbagai macam penyakit, yaitu:
- Slapped cheek syndrome, yang disebabkan oleh infeksi parvovirus B19
- Reaksi alergi, yang dipicu oleh paparan alergen atau zat pemicu alergi
- Eksim atau dermatitis atopik yang bisa dipicu oleh iritasi akibat paparan sabun, sampo, atau bahan pakaian yang dikenakan si kecil
- Rosacea, yang bisa dipicu oleh paparan sinar matahari, perubahan suhu ekstrem, atau tipe kulit si kecil yang memang sensitif
- Selulitis, yaitu radang kulit akibat infeksi bakteri kelompok Streptococcus dan Staphylococcus
- Campak, yaitu infeksi virus Mumps yang menyebabkan timbulnya ruam kemerahan di wajah
Untuk mengetahui jenis penyakit apa yang dialami si kecil memang diperlukan konsultasi kepada dokter, agar penanganan yang diberikan dapat tepat.
Akan tetapi, bunda juga bisa mencoba mengatasinya sendiri di rumah dengan cara, berikut:
1. Pakaikan losion dengan rutin, khususnya setelah mandi. Gunakan losion yang diformulasikan khusus untuk bayi, yaitu tanpa pewangi dan alkohol.
2. Jika kulit si kecil cenderung kering, bunda bisa mencoba mengoleskan petroleum jelly di area pipinya supaya lebih lembab dan melindungi skin barrier dari kerusakan.
3. Sebisa mungkin hindari si kecil dari paparan sinar matahari langsung. Kalau hendak keluar rumah, kenakan ia topi dan pakaian yang tertutup.
Serta jangan lupa selalu gunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 jika si kecil sudah berusia 6 bulan ke atas.
4. Jaga kebersihan rumah, rutin cuci sprei, sarung bantal, hingga selimut, dan bersihkan mainan anak secara berkala.
Jika gejala merah tersebut tidak kunjung sembuh dan disertai dengan gejala lain, seperti demam, bengkak pada pipi, kemerahan yang semakin meluas, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter ya, bun. (mg4/nda)
Editor : Nindia Aprilia