Galih Johar, Seniman yang Mengubah Benda Sehari-hari Menjadi Karya Seni Penuh Makna


SOLOBALAPAN.COM - Seni tidak selalu hadir dalam bentuk lukisan indah atau patung yang dibuat dari bahan mahal.
Di tangan Galih Johar, benda-benda yang akrab dengan kehidupan sehari-hari justru dapat menjelma menjadi karya seni yang mengundang tawa, rasa heran, sekaligus pertanyaan tentang makna dan nilai sebuah benda.
Galih Johar merupakan seniman kontemporer asal Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang lahir pada 1990. Ia menempuh pendidikan di Jurusan Keramik, Fakultas Seni Rupa, Institut Seni Indonesia (ISI) Jogjakarta, dan lulus pada 2017.
Baca Juga: Viral! Selebgram Irenna Krystin Diserbu Netizen Usai Sindir Aksi Greenpeace Soal Biaya Hidup
Latar belakang tersebut menjadi salah satu titik awal perjalanannya dalam mengeksplorasi material, bentuk, dan cara manusia memberikan makna terhadap benda-benda di sekitarnya.
Mengolah Benda Biasa Menjadi Sesuatu yang Tak Biasa
Ketertarikan Galih terhadap material berawal dari tanah liat. Ia melihat adanya kesamaan unsur antara tanah dan tubuh manusia, seperti kalsium, magnesium, besi, kalium, dan silika.
Pemikiran tersebut kemudian berkembang menjadi pertanyaan yang lebih luas: jika berbagai benda tersusun dari materi, bagaimana manusia menentukan nilai, fungsi, dan makna dari benda-benda itu?
Pertanyaan tersebut mendorong Galih untuk tidak membatasi proses kreatifnya pada satu material atau bentuk tertentu.
Ia mengeksplorasi berbagai benda yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, kemudian mengubah atau menggabungkannya hingga menghasilkan sesuatu yang berbeda dari fungsi awalnya.
Pendekatan ini membuat karya Galih terasa dekat dengan keseharian, tetapi sekaligus menghadirkan kejutan.
Benda yang semula dianggap biasa dapat berubah menjadi objek yang janggal, jenaka, bahkan memancing penonton untuk mempertanyakan kembali cara mereka memahami sesuatu.



