Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Belajar dari Film Rom-Com Hits: Mana Sifat Karakter Green Flag vs Red Flag?

I
Penulis: Inayah Choirunisa❯
Membedah sinyal red flag dan green flag dari film Office Romance, Anyone But You, hingga The Invite.
Membedah sinyal red flag dan green flag dari film Office Romance, Anyone But You, hingga The Invite.

Advertisement

SOLOBALAPAN.COM – Siapa nih yang suka ketagihan nonton film komedi romantis (rom-com)? Selain bikin mesem-mesem sendiri, film-film populer yang lagi rame dibicarakan di media sosial sering kali memperlihatkan dinamika hubungan yang bikin penonton gemas sekaligus gregetan.

Kadang kita menganggap adegan kejar-kejaran cinta itu romantis banget, padahal kalau terjadi di dunia nyata bisa jadi red flag alias sinyal bahaya! Sebaliknya, ada sikap sederhana yang kelihatan biasa saja tapi ternyata tanda green flag tingkat dewa.

Mumpung lagi hangat dibicarakan, yuk kita bedah sifat karakter dari film-film rom-com hits seperti Office Romance, The Invite, hingga Anyone But You buat pelajaran hubungan di kehidupan nyata!

Tanda-Tanda 'Red Flag' yang Sering Terjebak Istilah Romantis

1. Aturan Kaku dan Enggan Komunikasi Jujur (Office Romance)

Advertisement

Dalam film Office Romance, karakter Jackie (Jennifer Lopez) memegang teguh aturan no office romance yang sangat kaku di tempat kerja. Namun saat percikan cinta mulai tumbuh dengan Daniel (Brett Goldstein), masalah utama yang muncul adalah silent treatment dan keengganan untuk berkomunikasi secara terbuka karena gengsi. Di layar kaca mungkin kelihatan dramatis, tapi di dunia nyata, memendam perasaan dan berharap pasangan 'bisa baca pikiran' adalah bentuk red flag yang bikin hubungan terasa melelahkan.

2. Gengsi Tinggi dan Suka Asumsi Sendiri (Anyone But You)

Siapa yang tak gemas melihat kelakuan Bea (Sydney Sweeney) dan Ben (Glen Powell) di Anyone But You? Gara-gara salah paham sepele di awal dan gengsi yang setinggi langit, mereka malah memilih pura-pura saling benci dan bikin skenario pura-pura pacaran (fake dating). Mengedepankan ego dan enggan mengonfirmasi kebenaran secara langsung adalah sinyal bahaya yang sering memicu konflik tak penting dalam hubungan.

3. Membandingkan Pasangan dengan Orang Lain (The Invite)

Dalam film komedi The Invite, dinamika pernikahan Joe (Seth Rogen) dan Angela (Olivia Wilde) mulai goyah ketika mereka mulai membandingkan percikan asmara mereka dengan pasangan tetangga yang kelihatan lebih 'hangat'. Di kehidupan nyata, terus-menerus membandingkan kekurangan pasangan dengan hubungan orang lain di media sosial adalah bentuk manipulasi emosional yang bisa merusak rasa percaya diri pasanganmu.

Tanda-Tanda 'Green Flag' yang Bikin Adem

1. Berani Menurunkan Ego dan Meminta Maaf Dulu

Advertisement
Editor : Inayah Choirunisa

Artikel Terkait

The Incredibles Bukan Sekadar Film Superhero, Ini Realita Orang Tua yang Membagi Waktu antara Keluar

The Incredibles Bukan Sekadar Film Superhero, Ini Realita Orang Tua yang Membagi Waktu antara Keluar

The Incredibles bukan sekadar film superhero, melainkan cerminan realita orang tua. Kisah keluarga Parr tunjukkan tantangan membagi waktu antara karier, kebutuhan anak, dan pentingnya kerja sama dalam rumah tangga.

5 Film Romance Anak SMA Indonesia Favorit, Ada AADC hingga Dilan 1990

5 Film Romance Anak SMA Indonesia Favorit, Ada AADC hingga Dilan 1990

Lima film romance SMA Indonesia terfavorit menyajikan dinamika remaja yang beragam. Mulai dari nostalgia AADC dan Dilan 1990 hingga isu toxic relationship di Posesif, kisah cinta sekolah ini sarat makna.

7 Film Romance yang Wajib Ditonton Kalau Suka The Love Hypothesis

7 Film Romance yang Wajib Ditonton Kalau Suka The Love Hypothesis

Film adaptasi novel The Love Hypothesis telah resmi tayang di Prime Video. Penggemar trope fake dating dan grumpy x sunshine dapat menikmati tujuh rekomendasi film romance lain dengan dinamika romansa serupa.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer