Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diniyah Rilis Single "Waktu?", Eksplorasi Electronic Pop dan Techno-Pop yang Membawa Karakter Baru

t
Penulis: tim solobalapan❯
Diniyah Nurmala, solois asal Bandung yang baru saja merilis single terbaru bertajuk "Waktu?". (IG: @diniyaan)
Diniyah Nurmala, solois asal Bandung yang baru saja merilis single terbaru bertajuk "Waktu?". (IG: @diniyaan)

Advertisement

SOLOBALAPAN.COM - Di tengah kehidupan yang bergerak semakin cepat, waktu sering kali terasa seperti sesuatu yang terus mengejar. Pekerjaan menumpuk, rencana belum terlaksana, dan berbagai keinginan masih tertunda. 

Berangkat dari kegelisahan tersebut, solois asal Bandung ini menghadikan single terbarunya bertajuk "Waktu?" yang rilis pada 9 Oktober 2026. Melalui karya ini, Diniyah tidak hanya mengeksplorasi warna musik yang berbeda dari lagu-lagu sebelumnya. 

Namun juga mengajak pendengar mempertanyakan kembali hubungan kita dengan waktu. Bagaimana manusia memanfaatkan waktu yang dimiliki? Apakah kesibukan yang dijalani benar-benar membawa seseorang menuju hal yang diinginkan? 

Beranjak dari Dream Pop menuju Electronic dan Techno-Pop 

Diniyah sebelumnya memperkenalkan EP "The Soil" / "The Soul" yang memadukan unsur dream pop dan psychedelia. Melalui "Waktu?", ia mencoba bergerak menuju karakter yang berbeda dengan mengeksplorasi eleme electronic  dan techno-pop. 

Advertisement

Perubahan ini bukan sekedar perggantian genre. Diniyah melihat eksplorasi suara sebagai bagian dari caranya dunia dan pengalaman hidup yang terus berubah. 

Ditengah rutinitas yang padat dan kegelisahan yang sedang terjadi, musik menjadi ruang untuk mengolah kegelisahan tersebut agar tidak menjadi sebuah penghambat dan sekaligus mengambil jeda. Perpaduan eleectronic dan techno-pop dimanfaatkan oleh Diniyah sebagai cara baru untuk menyampaikan kegelisahan tersebut. 

Percakapan lintas bahasa tentang waktu 

Salah satu aspek menarik dari single terbaru Diniyah adalah penggunaan spoken word  atau tuturan yang dibacakan, alih-alih dinyanyikan sepenuhnya. Lagu ini dibuka dengan spoken word berbahasa Jepang yang memperkenalkan kegelisahan tentang waktu yang terus berjalan. 

Pilihan bahasa menjadi bagian penting dalam penyampaian pesan lagu ini. Diniyah memanfaatkan bahasa sebagai ruang eksplorasi, termasuk melalui idiom, ambiguitas, dan susunan kata yang paling memungkinkan pendengar menemukan interpretasinya sendiri. 

Tidak hanya spoken word  berbahasa Jepang, Diniyah juga menghadirkan spoken word berbahasa Arab pada bagian penutup. "Ya Allah, barik li fi waqti", yang memiliki arti "Ya Allah, berkahilah waktuku", spoken word tersebut menjadi penutup lagu "Waktu?" yang memberikan bingkai menarik bagi keseluruhan lagu. 

Tidak hanya spoken word berbahasa Jepang yang menarik di dalam lagu ini, namun juga lirik berbahasa Indonesia yang merepresentasikan kinerja pemerintah terhadap isu yang sedang terjadi saat ini. 

Advertisement
Editor : Andi Aris Widiyanto
Sumber : Gigsplay “Diniyah Perluas Eksplorasi Musik Lewat Single ‘Waktu?’”, genius.com "Lirik "Waktu?""

Artikel Terkait

Efek Rumah Kaca Rilis Video Musik Dokumenter "Sebelum Bara Padam"

Efek Rumah Kaca Rilis Video Musik Dokumenter "Sebelum Bara Padam"

Pada 16 Oktober 2026 grup musik Efek Rumah Kaca merilis video semi-dokumenter "Sebelum Bara Padam" untuk lagu "Tiada Tuhan Selain Pemilik Kapital yang berkolaborasi dengan Kelas Pagi.

The Jansen Pamer Ijazah di Synchronize Fest 2026, Serta Suarakan Isu Karhutla

The Jansen Pamer Ijazah di Synchronize Fest 2026, Serta Suarakan Isu Karhutla

The Jansen hadir pada Synchronize Festival 2026, guncang panggung dengan lagu-lagu nya serta pamer ijazah dan mengingatkakn untuk menyuarakan karhutla di big screen

 Efek Rumah Kaca, Indonesian Rock Indie Band Pengisi OST Film Laut Bercerita bersama Knogg

Efek Rumah Kaca, Indonesian Rock Indie Band Pengisi OST Film Laut Bercerita bersama Knogg

Efek Rumah Kaca sebagai pengisi official soundtrack film Laut Bercerita

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer