Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PLAVE Masuk Lineup MMA 2026 Bareng RIIZE dan NCT WISH, Kok Bisa Idol Virtual Ikut?

L
Penulis: Luthfiana Sekar❯
PLAVE menjadi salah satu nama dalam lineup pertama Melon Music Awards 2026 dan dikenal sebagai grup K-pop virtual. (Pinterest)
PLAVE menjadi salah satu nama dalam lineup pertama Melon Music Awards 2026 dan dikenal sebagai grup K-pop virtual. (Pinterest)

Advertisement

SOLOBALAPAN.COM - Melon Music Awards atau MMA 2026 baru saja mengumumkan deretan artis yang akan tampil dalam acara tahun ini. Dari nama RIIZE, NCT WISH, ALPHA DRIVE ONE hingga LNGSHOT, ada satu nama yang cukup mencuri perhatian karena berbeda dari idol K-pop pada umumnya, yakni PLAVE.

PLAVE masuk dalam lineup pertama MMA 2026 yang diumumkan pada 16 September 2026. Tahun ini, MMA mengusung tema “Connect” dengan slogan “K-POP CONNECT: The New Pulse”. Kehadiran PLAVE pun menarik karena grup tersebut dikenal sebagai virtual idol group.

Advertisement

Bagi yang baru mendengar namanya, PLAVE merupakan boy group virtual asal Korea Selatan yang berada di bawah agensi VLAST. Grup ini terdiri dari lima anggota, yaitu Yejun, Noah, Bamby, Eunho dan Hamin. Mereka resmi debut pada 12 Maret 2023 melalui single album ASTERUM.

Lantas, kalau disebut sebagai idol virtual, apakah PLAVE sebenarnya hanya karakter digital atau bahkan dibuat sepenuhnya menggunakan AI?

Jawabannya ternyata tidak sesederhana itu.

Advertisement

Di balik karakter virtual PLAVE tetap ada manusia yang menjalankan aktivitas para anggota. Gerakan tubuh dan ekspresi mereka ditangkap menggunakan teknologi motion capture, kemudian diterapkan secara langsung pada karakter 3D yang terlihat oleh penonton.

Hal tersebut membuat PLAVE berbeda dari karakter virtual yang hanya bergerak berdasarkan animasi yang sudah direkam sebelumnya. Para anggota dapat melakukan siaran langsung, bernyanyi, berbicara dengan penggemar, hingga berinteraksi secara real-time.

Dalam laporan yang dipublikasikan melalui VLAST, perusahaan juga menjelaskan bahwa PLAVE memiliki sistem produksi yang berbeda dari idol pada umumnya. Kelima anggotanya terlibat langsung dalam proses kreatif, termasuk penulisan lagu, komposisi dan pembuatan koreografi.

Jadi, meskipun yang terlihat di layar adalah karakter virtual, aktivitas bermusik dan interaksi yang dilakukan PLAVE tetap melibatkan manusia di baliknya.

Menariknya, konsep tersebut sudah menjadi bagian dari identitas PLAVE sejak awal. Nama PLAVE merupakan gabungan dari kata “Play” dan “Rêve”, bahasa Prancis yang berarti mimpi. Konsep tersebut berkaitan dengan pesan mereka untuk menciptakan dunia baru demi mewujudkan mimpi.

Advertisement
Editor : Luthfiana Sekar
Sumber : Soompi

Artikel Terkait

5 Alasan YE Live In Jakarta 2026 Harus Masuk Bucket List Konser Tahun Ini

5 Alasan YE Live In Jakarta 2026 Harus Masuk Bucket List Konser Tahun Ini

Pembelian tiket YE Live In Jakarta 2026 kini didukung dengan berbagai opsi pembayaran yang lebih fleksibel, termasuk e-wallet, cicilan kartu kredit dan PayLater dari mitra tepercaya.

KPop Demon Hunters Digugat, Kenapa Nama Bisa Jadi Masalah di Industri Hiburan?

KPop Demon Hunters Digugat, Kenapa Nama Bisa Jadi Masalah di Industri Hiburan?

Kesuksesan KPop Demon Hunters membawa persoalan baru setelah band metal Demon Hunter menggugat Netflix. Mereka menilai penggunaan nama tersebut berpotensi menimbulkan kebingungan.

Mengapa Lightstick Wajib Ada di Konser K-Pop? Penanda Identitas Hingga Lautan Cahaya Arena

Mengapa Lightstick Wajib Ada di Konser K-Pop? Penanda Identitas Hingga Lautan Cahaya Arena

Lightstick bukan hanya pelengkap konser K-pop. Di balik cahayanya, tersimpan cerita tentang dukungan, kebersamaan, dan kenangan yang membuat benda ini memiliki makna tersendiri bagi banyak penggemar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer