Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Profil Andhika Sudarman, Alumni Harvard dan LPDP yang Viral Usai Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual

Damianus Bram • Senin, 2 Maret 2026 | 17:07 WIB

Sosok Andhika Sudarman yang diduga lakukan dugaan pelecehan.
Sosok Andhika Sudarman yang diduga lakukan dugaan pelecehan.

SOLOBALAPAN.COM – Dunia pendidikan dan ekosistem startup Indonesia dikejutkan dengan isu dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama Andhika Sudarman.

Sosok yang dikenal sebagai alumni Harvard Law School berprestasi ini kini harus menghadapi kenyataan pahit, didepak dari kepengurusan Harvard Club of Indonesia (HCI).

Padahal, selama bertahun-tahun, Andhika menjadi inspirasi bagi ribuan anak muda Indonesia melalui rekam jejak akademiknya yang mentereng sebagai penerima beasiswa LPDP.

Profil Mentereng yang Kini Terguncang

Andhika Sudarman bukan nama sembarangan. Lulusan Universitas Indonesia ini meraih gelar Master of Laws (LL.M.) di Harvard dengan predikat luar biasa, termasuk terpilih sebagai Class Marshal Elect HLS Class of 2020.

Ia juga dikenal sebagai bos dari sejumlah startup talenta muda seperti Dealls, SejutaCita Future Leaders (SFL), dan KantorKu.

Namun, citra positif tersebut kini diuji setelah sejumlah pengakuan muncul di media sosial terkait dugaan pelecehan seksual yang melibatkan anak di bawah umur.

Langkah Tegas Harvard Club of Indonesia (HCI)

Menanggapi kegaduhan ini, HCI yang dipimpin oleh Presiden Radju Munusamy dan Wapres Andre Prawira Putra mengambil sikap tegas.

Dalam surat terbuka yang dirilis Senin (2/3/2026), HCI resmi mengumumkan bahwa Andhika Sudarman tidak lagi menjadi bagian dari kepengurusan.

"Kami menyatakan dengan tegas bahwa Saudara Andhika tidak lagi menjadi bagian dari Kepengurusan HCI. Kami juga melarangnya menyelenggarakan kegiatan apa pun yang mengatasnamakan HCI hingga permasalahan ini selesai," tulis pernyataan resmi HCI.

HCI menekankan bahwa organisasi mereka berlandaskan nilai integritas dan standar etika tinggi.

Meski status kelulusannya dari Harvard University adalah tanggung jawab individu, HCI merasa perlu menjaga marwah organisasi dari keresahan publik.

Bantahan Andhika Sudarman

Di sisi lain, melalui akun Instagram pribadinya, Andhika Sudarman memberikan klarifikasi dan bantahan keras terhadap seluruh tuduhan.

Ia menegaskan tidak pernah berniat apalagi melakukan pelecehan seksual terhadap siapa pun.

"Saya siap menghadapi proses klarifikasi dan membuka ruang verifikasi independen terhadap seluruh tuduhan yang beredar," ungkap Andhika dalam pernyataannya.

Sebagai langkah profesional, ia juga menginformasikan bahwa pengelolaan program SejutaCita (SFL) kini telah dialihkan kepada pimpinan lain guna menjaga objektivitas tata kelola perusahaan di tengah pusaran kasus ini.

Kasus ini menjadi pengingat keras tentang pentingnya etika di ruang profesional, terlepas dari seberapa tinggi pencapaian akademik seseorang.

Publik kini menanti fakta hukum yang akan terungkap melalui proses verifikasi selanjutnya. (dam)

Editor : Damianus Bram
#alumni #lpdp #pelecehan seksual #HCI #Harvard Club Indonesia #Harvard #Andhika Sudarman