Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Bak Film Action! Detik-detik Mobil Wali Kota Filipina Ditembak RPG: Kejadian Terekam CCTV, Pelaku Tewas Diterjang Peluru Polisi!

Damianus Bram • Senin, 26 Januari 2026 | 13:24 WIB
Detik-detik serangan Walikota Filipina terekam kamera. Pelaku gunakan RPG.
Detik-detik serangan Walikota Filipina terekam kamera. Pelaku gunakan RPG.

SOLOBALAPAN.COM – Aksi penyerangan brutal ala film action mengguncang wilayah Shariff Aguak, Filipina, pada Minggu pagi (25/1/2026).

Wali Kota Akmad Ampatuan Sr. kembali menjadi target upaya pembunuhan setelah iring-iringan kendaraannya diserang menggunakan pelontar granat (RPG) dan senjata api oleh sekelompok orang tak dikenal.

Meskipun mobil yang ditumpanginya mengalami kerusakan samping akibat hantaman granat, Ampatuan berhasil selamat tanpa luka sedikit pun berkat aksi sigap sang sopir yang langsung tancap gas meninggalkan lokasi kejadian.

Meski mobilnya mengalami kerusakan, Ampatuan secara ajaib berhasil selamat dari upaya pembunuhan ketiga yang menyasar nyawanya ini.

Detik-Detik Penyerangan: Granat Meluncur di Tengah Jalan

Berdasarkan laporan Philstar, insiden maut ini terjadi sekitar pukul 06.30 waktu setempat.

Saat konvoi melaju di ruas jalan utama Shariff Aguak, sebuah mobil dari arah berlawanan tiba-tiba berhenti dan melepaskan tembakan granat secara mendadak.

Mobil hitam yang membawa Ampatuan sempat terkena dampak ledakan di bagian samping.

Beruntung, berkat aksi sigap sang sopir yang langsung tancap gas, sang wali kota berhasil menjauh dari zona maut.

Namun, kendaraan cadangan pengawal dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat hantaman proyektil tersebut.

Baku Tembak dengan Aparat: Tiga Pelaku Tewas

Tak butuh waktu lama bagi Kepolisian dan Militer Filipina untuk melacak pelaku yang sempat melarikan diri.

Tiga terduga eksekutor berhasil dikepung di wilayah Barangay Meta, Maguindanao.

Ketiganya sempat melakukan perlawanan sengit yang memicu baku tembak berdarah.

Polisi mengonfirmasi bahwa ketiga pelaku, yakni Budtong Alim Pendatun, Tekz Malid Pendatun, dan Puasa Oting Madid, tewas di tempat dalam kontak senjata tersebut.

Sementara itu, dua pengawal wali kota yang terluka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Regional Bangsamoro.

Target Abadi: Upaya Pembunuhan Ketiga

Akmad Ampatuan Sr. seolah memiliki "nyawa sembilan". Ini merupakan kali ketiga ia menjadi target serangan bersenjata yang terorganisir.

Lebih dari satu dekade lalu, ia sempat terluka parah dalam serangan serupa di Jalan Raya Cotabato–Isulan.

Hingga kini, otoritas Filipina masih mendalami motif di balik serangan ini, yang diduga berkaitan dengan konflik politik lokal yang memanas di wilayah Maguindanao. (dam)

Editor : Damianus Bram
#Diserang #RPG #Akmad Ampatuan Sr #wali kota filipina