SOLOBALAPAN.COM – Gus Miftah, salah seorang ulama sekaligus utusan presiden dalam bidang kerukunan beragama dan pembinaan sarana keagamaan viral lagi.
Ia menjadi sorotan publik setelah video candaannya yang dianggap tidak pantas viral di media sosial.
Gus Miftah yang dikenal luas sebagai tokoh agama yang juga aktif di media sosial ini sebelumnya pernah membuat heboh publik dengan beberapa pernyataan kontroversial.
Kali ini, ia kembali menjadi perbincangan setelah video dirinya dalam acara pengajian yang dilaksanakan di Magelang, Jawa Tengah, beredar luas.
Dalam video yang viral, terlihat Gus Miftah yang bercanda dengan seorang pedagang es, namun candaannya mendapat reaksi negatif dari warganet.
"Es teh kamu masih banyak tidak?" tanya Gus Miftah kepada pedagang tersebut.
Saat dijawab "Masih," Gus Miftah kemudian menjawab dengan nada bercanda, "Ya sana dijual, goblok!" sembari tertawa.
Reaksi warganet pun beragam. Banyak yang merasa candaannya tersebut tidak pantas, terutama karena dilakukan di hadapan banyak jamaah dan disampaikan oleh seorang ulama yang seharusnya memberi contoh dalam bersikap.
Kejadian ini membuat Gus Miftah kembali mendapatkan kritik keras dari netizen, yang merasa kecewa dengan sikapnya.
Beberapa warganet juga mengaitkan insiden ini dengan peristiwa sebelumnya, di mana Gus Miftah sempat viral akibat video yang menampilkan dirinya menoyor kepala istrinya dengan tidak terlihat merasa bersalah.
Video tersebut juga sempat membuat heboh dan menjadi bahan perbincangan publik.
Tak lama setelah video tersebut beredar, Gus Miftah kembali menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial, dan namanya kembali masuk dalam trending topic di Google Trends.
Meski begitu, ada juga beberapa warganet yang menanggapi ringan tingkah laku Gus Miftah dengan berkomentar bahwa ia hanya sedang bercanda, dan tak seharusnya terlalu dipermasalahkan.
Gus Miftah sendiri diketahui pernah dipercaya sebagai utusan Presiden Joko Widodo untuk mengikuti sejumlah acara, termasuk forum-forum keagamaan dan kebudayaan.
Keberadaannya dalam posisi ini tentu menarik perhatian lebih karena ia dikenal sebagai salah satu dai yang dekat dengan anak muda, namun juga kerap terlibat dalam kontroversi yang memicu perdebatan di kalangan publik.
Dalam beberapa kesempatan, Gus Miftah juga aktif menyampaikan pendapat dan dakwahnya lewat media sosial.
Meskipun banyak mendapat dukungan, ia tak jarang juga menuai kritik tajam karena dianggap "blak-blakan". (nda)
Editor : Nindia Aprilia