Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Korban Tewas di Tragedi Carok Madura yang Viral Pendukung Paslon Bupati Nomor Urut Berapa? Begini Detik-detik Kejadian Mengenaskan Itu Terjadi

Laila Zakiya • Selasa, 19 November 2024 | 18:33 WIB
Viral carok Madura tewaskan satu orang diduga akibat beda pilihan politik.
Viral carok Madura tewaskan satu orang diduga akibat beda pilihan politik.

SOLOBALAPAN.COM – Tragedi carok yang terjadi di Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, telah menjadi sorotan publik setelah video insiden itu viral di media sosial.

Kejadian carok berdarah ini melibatkan pendukung salah satu pasangan calon bupati (paslon) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sampang 2024.

Berikut kronologi lengkap kejadian carok maut yang memakan korban jiwa tersebut:

Menurut unggahan video di akun X @Lone_Lynx__, yang diduga berasal dari saksi mata kejadian, insiden ini bermula dari kunjungan silaturahmi salah satu calon bupati ke seorang kiai di Desa Ketapang Laok.

“Silaturahmi terhadap salah satu kiai yang di Ketapang Laok,” jelas saksi dalam video tersebut.

Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukanlah acara kampanye atau pengumpulan massa.

“Dia hanya silaturahmi kepada kiai tersebut,” ungkapnya lagi.

Meski begitu, suasana di desa tersebut sudah tegang sebelumnya.

“Intinya ini memang sudah tidak akur sebelumnya memang,” tambahnya, mengungkapkan bahwa perbedaan pilihan politik antara warga sudah menjadi masalah lama.

Setelah sekitar satu jam, rombongan paslon dan para pendukungnya bersiap meninggalkan lokasi.

Namun, di luar pekarangan rumah sang kiai, suasana mulai memanas.

Baca Juga: Nasib Shin Tae-yong Diujung Tanduk, Erick Thohir Tegaskan Evaluasi Besar-besaran Setelah Laga Melawan Arab Saudi

“Ramai-ramai di luar, di luar pekarangan rumah, di akses jalan, ramai-ramai,” ujar saksi.

Mereka mendapati sebuah mobil Kijang sengaja diparkir di tengah jalan, menghadang rombongan.

Saksi menjelaskan bahwa cekcok mulut sempat terjadi di lokasi.

“Sudah nenteng celurit waktu itu,” katanya, menggambarkan betapa tegang situasi saat itu.

Demi menghindari konflik, rombongan memutuskan mengambil jalur lain.

Namun, di jalur alternatif, mereka kembali dihadang oleh kelompok yang sama.

Menurut saksi, kelompok penghadang terus mengikuti rombongan.

“Diamankan, hanya Baidi yang di dalam, yang lain mengamankan,” katanya. Namun, situasi semakin tak terkendali.

“Penghadang masuk ke pekarangan yang dimasuki Baidi, di sana cekcok,” lanjut saksi.

Konflik tersebut akhirnya memuncak menjadi aksi kekerasan, di mana pembacokan terjadi.

“(Korban) Ini merupakan saksi 02,” ungkap saksi, yang mengindikasikan bahwa korban adalah pendukung paslon nomor urut 02.

Kejadian ini tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga menjadi peringatan serius terhadap keselamatan para kandidat.

Baca Juga: Agus Salim Kena Mental hingga Tak Mau Operasi Usai Donatur Minta Uang Donasi Kembali, Farhat Abbas Meradang!

“Ini sudah menjadi ancaman serius terhadap keselamatan paslon, berarti ini ancaman terhadap paslon,” tegas saksi dalam video tersebut.

Apalagi, paslon yang bersangkutan disebut-sebut berada di lokasi kejadian. (lz)

 

Editor : Laila Zakiya
#viral #kronologi #carok #madura #cabup #pilkada 2024 #sampang